Breaking News

Atas Pengabdiannya Sebagai Anggota TEP, Wamen Viva Yoga Ajak Masyarakat Doakan Alm. Anggit Bima

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Wakil Menteri Viva Yoga Mauladi mengajak kepada semua untuk mengheningkan cipta dan mendoakan Anggit Bima Wicaksana yang telah pulang ke rahmatullah setelah mengalami kecelakaan saat dirinya melaksanakan misi atau tugasnya sebagai anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) di kawasan transmigrasi Bomberey. Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Iringan doa kepada almarhum yang berasal dari perguruan tinggi IPB itu disampaikan saat diriya mengisi talkshow di Kota Jogjakarta, 25/10/2025. Talkshow yang digelar merupakan rangkaian dari kegiatan ‘Jogja Transmigrasi Run’.

Atas pengabdian dan perjuangan yang ditunaikan dalam TEP, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengapresiasi Rektor IPB yang menganugerahkan gelar sarjana pertanian, SP, kepada almarhum Anggit Bima Wicaksana. “Mari kita doakan almarhum Anggit Bima Wicaksana mendapat tempat yang mulia di sisi Allah”, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkap, almarhum merupakan salah satu dari 2000 TEP yang disebar di 154 kawasan transmigrasi. Dalam tim itu ada 42 guru besar, 358 doktor, 846 sarjana, dan 754 mahasiswa. Mereka yang diberangkatkan pada Agustus 2005 itu akan menyelesaikan tugasnya pada Desember 2025.

Tugas TEP disebut, pertama, melakukan riset dan pemetaan ekonomi. Kedua, melakukan monitoring, kendala apa saja yang  ada di kawasan transmigrasi. Ketiga, meneliti pelembagaan ekonomi apa yang cocok dengan kawasan transmigrasi. “Hasil dari kerja TEP akan kita rekomendasikan pada program Kementrans selanjutnya yakni mengirim Transmigrasi Patriot ke kawasan transmigrasi”, ujarnya. Transmigrasi Patriot merupakan mahasiswa S2 dan S3 yang diberikan beasiswa. Jumlah Transmigrasi Patriot ini mencapai 1000 orang.

TEP dan Transmigrasi Patriot menurut Viva Yoga merupakan kerja sama Kementrans dengan berbagai perguruan tinggi seperti UI, UGM, ITB, IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh November, dan 17 perguruan tinggi daerah lainnya. Program kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan keinginan untuk mengelola kawasan transmigrasi secara kompeten dengan melibatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. “Dengan SDM yang unggul kita optimis ada percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan transmigrasi dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional”, ujar mantan Anggota Komisi IV DPR itu.

Saat ini kementerian yang beralamat di Kalibata, Jakarta, itu memiliki paradigma baru. Dengan paradigma baru dapat memberi manfaat  yang  luas bagi bangsa dan negara bukan sekadar memindahkan penduduk dari satu daerah ke padat ke longgar tapi lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Bagaimana transmigran, warga binaan, dan generasi selanjutnya dapat secara cepat hidup sejahtera dan memiliki SDM yang unggul.

Menjadikan masyarakat sejahtera lewat transmigrasi merupakan salah satu amanat dari Presiden Prabowo Subianto dan menjadi dasar mengapa kementerian ini dibentuk menjadi kementerian tersendiri. Dengan pemberian lahan seluas, 1 atau 2 ha, didorong mereka mampu mengelola lahannya untuk aktivitas ekonomi untuk menopang pendapatan dan kesejahteraan. “Dari reforma agraria ini mampu mengubah hidup masyarakat menjadi sejahtera”, ungkapnya.

Amanat lain dari program transmigrasi adalah mempererat ikatan kebangsaan. Dengan adanya perpindahan penduduk ke tempat yang longgar dan berada di antara masyarakat yang berbeda latar belakang diharap di sana ada akulturasi budaya. “Dari sinilah ikatan kebangsaan terbentuk”, ujarnya.

Pengelolaan lahan transmigrasi sebagai lahan pertanian, menurut Viva Yoga membuat kawasan trransmigrasi menjadi sentra tanaman pangan, terutama padi. “Sebagai sentra tanaman pangan, kawasan transmigrasi mampu sebagai pendukung program swasembada pangan”, ujarnya. Kawasan transmigrasi menjadi pendukung swasembada pangan juga  merupakan salah satu amanat dari Presiden Prabowo.

Berita Terkait

Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Beri Solusi Terhadap Permasalahan Sampah di Bali
Panglima Brigade Persatuan Nasional Dokter Andre Yulius: Gelorakan Hastag #DokterAndreBersamaPrabowo, Prabowo Berhasil Swasembada Pangan dan Energi adalah Perekat Bangsa
Madas Sidoarjo Siagakan Ambulans Gratis 24 Jam, Solusi Cepat Transportasi Medis Warga
Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Aktif Dampingi Petani Desa Binaan
Pengamanan Humanis Polisi Warnai Pawai Ogoh-Ogoh di Menganti, Ribuan Warga Antusias
Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Sumbu 3 di Bunder
Polres Gresik Kawal Meriahnya Kontes Bandeng Kawak 2026, Polisi Sapa Warga di Bandar Grisse
KOMUNUTAS SKI DAN DIVA MALANG BERBAGI TAKJIL

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Beri Solusi Terhadap Permasalahan Sampah di Bali

Sabtu, 11 April 2026 - 13:37 WIB

Panglima Brigade Persatuan Nasional Dokter Andre Yulius: Gelorakan Hastag #DokterAndreBersamaPrabowo, Prabowo Berhasil Swasembada Pangan dan Energi adalah Perekat Bangsa

Kamis, 2 April 2026 - 21:56 WIB

Madas Sidoarjo Siagakan Ambulans Gratis 24 Jam, Solusi Cepat Transportasi Medis Warga

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:28 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Aktif Dampingi Petani Desa Binaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:16 WIB

Pengamanan Humanis Polisi Warnai Pawai Ogoh-Ogoh di Menganti, Ribuan Warga Antusias

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:14 WIB

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Sumbu 3 di Bunder

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:08 WIB

Polres Gresik Kawal Meriahnya Kontes Bandeng Kawak 2026, Polisi Sapa Warga di Bandar Grisse

Senin, 16 Maret 2026 - 17:42 WIB

KOMUNUTAS SKI DAN DIVA MALANG BERBAGI TAKJIL

Berita Terbaru