Breaking News

Masjid Darul Jadid Dibobol Maling, Infokus Anak Pesantren Raib

Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang | suryaindonesia.net || — Pencurian kembali menyasar rumah ibadah. Kali ini, TPQ/TQA Masjid Darul Jadid yang menjadi korban. Infokus hasil infak anak-anak pesantren selama tiga tahun raib digondol maling, Selasa dini hari, 7 Oktober.

Tak ada yang menyangka, alat bantu belajar yang dibeli dengan penuh harapan dan kesabaran oleh siswa SD, SMP, hingga SMA itu lenyap begitu saja. Infokus tersebut bukan sekadar barang elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia adalah simbol perjuangan anak-anak pesantren Ramadan yang menyisihkan uang jajan demi masa depan pendidikan mereka.

Kejadian ini baru terungkap menjelang salat Subuh berjamaah. Salah satu pintu ruang TPQ/TQA terbuka, dan saat diperiksa, sejumlah perlengkapan belajar sudah tidak ada di tempat. Ustad Idris, pengurus masjid, menjelaskan kronologi kejadian dengan nada getir.

“Maling masuk dengan cara mendorong paksa pintu. Sebelumnya, dia memanjat ventilasi dan menjulurkan tangan untuk membuka gerendel dari dalam,” ujarnya.

Bekas telapak tangan di ventilasi dan kunci pintu yang rusak menjadi bukti nyata bahwa aksi ini bukan sekadar pencurian biasa. Ini adalah perampasan harapan.

Buk Risda, guru pesantren, tak kuasa menyembunyikan kesedihannya. “Tiga tahun anak-anak kumpulkan infak buat beli infokus. Semoga cepat kembali dan malingnya tertangkap,” katanya lirih.

Pihak masjid telah melaporkan kejadian ini ke aparat berwajib. Namun, lebih dari sekadar laporan, kasus ini menggugah nurani: Dimana rasa hormat terhadap tempat suci? Dimana empati terhadap perjuangan anak-anak kecil yang ingin belajar?

Masjid bukan hanya tempat ibadah. Ia adalah benteng moral. Ketika benteng itu dibobol, yang hilang bukan hanya barang, tapi juga rasa aman dan kepercayaan. (fahmi hendri)

Berita Terkait

SISWA BERPRESTASI SMKN 1 DONOROJO KAB PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR
Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)
Kesempatan Emas! Program KIP Kuliah di Universitas Waskita Dharma Buka Pendaftaran
AMI Laporkan Dua Oknum DPRD Surabaya ke Kejari Tanjung Perak, Diduga Oknum Fraksi PKS Embat Dana Reses
Bintara di Polres Karanganyar, resmi diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas kepolisian
Akhir dari pelarian dari sang Raja Narkoba, cerita Saat akan ditangkap, Ko Erwin.
Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Linmas Amankan Perompesan Pohon di Depan Kantor Desa Sumerta Kauh
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Penusukan

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:41 WIB

SISWA BERPRESTASI SMKN 1 DONOROJO KAB PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:01 WIB

Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:06 WIB

Kesempatan Emas! Program KIP Kuliah di Universitas Waskita Dharma Buka Pendaftaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:14 WIB

AMI Laporkan Dua Oknum DPRD Surabaya ke Kejari Tanjung Perak, Diduga Oknum Fraksi PKS Embat Dana Reses

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:09 WIB

Bintara di Polres Karanganyar, resmi diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas kepolisian

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:06 WIB

Akhir dari pelarian dari sang Raja Narkoba, cerita Saat akan ditangkap, Ko Erwin.

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:53 WIB

Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Linmas Amankan Perompesan Pohon di Depan Kantor Desa Sumerta Kauh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:09 WIB

Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Penusukan

Berita Terbaru