Bali, Surya Indonesia.net – Kurang sepekan menjelang pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali masih menunggu kepastian kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka langsung ajang seni budaya terbesar di Pulau Dewata ini.
Meski surat undangan untuk membuka ajang kesenian tahunan ini telah diterima, namun hingga saat ini belum ada disposisi dari Presiden terkait kehadiran langsung maupun penunjukan perwakilan pada pembukaan ajang seni budaya terbesar di Bali tersebut.
Ketua Panitia PKB 2026 yang juga Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi mendapatkan kepastian kehadiran kepala negara pada pembukaan PKB yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026. “Kita sudah mengirimkan (Selasa, 5 Mei 2026) surat permohonan kepada Bapak Presiden untuk membuka PKB.
Per hari kemarin (Kamis, 4 Juni 2026) kami mendapat informasi surat tersebut sudah diterima, namun belum ada disposisi apakah beliau akan hadir langsung atau menugaskan perwakilan,” ujarnya saat rapat persiapan PKB di Denpasar di Kantor Disbud Bali, Denpasar, Jumat (5/6).
Kata Alit Suryana, berbagai komunikasi terus dilakukan melalui jalur formal, termasuk berkoordinasi dengan Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Bali di Jakarta guna memperoleh perkembangan terbaru terkait agenda Presiden.
Seperti diketahui, pada pelaksanaan PKB tahun sebelumnya atau tahun pertamanya menjabat, Presiden Prabowo tidak hadir langsung membuka acara dan menugaskan Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai perwakilan pemerintah pusat.
( red)

























