Breaking News

Warga Ngawi Keluhkan Bau Menyengat dari Peternakan Bebek di Dusun Belut

Senin, 18 Mei 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI,Suryaindonesia.net – Warga Dusun Belut, Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengeluhkan bau tak sedap yang berasal dari peternakan bebek yang beroperasi di dekat permukiman. Bau menyengat mulai tercium sejak beberapa bulan terakhir dan menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi gangguan kesehatan.

“Sangat bau, sampai saya harus menutup hidung kalau lewat. Saya khawatir ada virus yang bisa menular,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Senin (18/05/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim media yang mendatangi lokasi menemukan kandang diduga berkapasitas besar dengan sekitar 1.500 ekor bebek petelur. Lokasi kandang berada berdekatan dengan permukiman warga dan bangunannya tidak tertutup sempurna.

Pengelola peternakan mengakui usaha tersebut baru berjalan sekitar empat bulan. Ia mengatakan akan menaburkan dolomit untuk mengurangi bau.

“Baru empat bulan, nanti ditaburi dolomit biar nggak bau,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan sumber bau diduga berasal dari limbah kandang yang mengalir ke saluran air dan melewati area pemukiman. Kondisi saluran di sekitar lokasi tercium bau menyengat yang kuat. Selain itu, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), sehingga dikhawatirkan menjadi jalur penularan penyakit ke keluarga mereka.

Saat dikonfirmasi, pengelola mengaku belum mengetahui adanya pemeriksaan dari Dinas Kesehatan maupun Dinas Lingkungan Hidup terkait kesehatan ternak dan dampak lingkungan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan penanganan agar potensi penularan penyakit serta gangguan kesehatan dan kenyamanan dapat diantisipasi. Hingga berita ini diturunkan, kepala Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat belum dapat dikonfirmasi. (Tim)

 

Berita Terkait

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Mulai Pasang Kerangka Plafon RTLH Sasaran I
Pemasangan Kerangka Plafon RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Terus Dikebut
Wujud Nyata Dedikasi TNI, RTLH TMMD Kodim 1623/Karangasem Rampung dalam Dua Minggu.
Air bersih akan segera mengalir, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem bersama Warga kebut pembuatan sumur bor.
Rehab RTLH TMMD Ke- 128 Kodim 1623/Karangasem Rampung 100 Persen, Rumah Bapak Putu Aristana di Desa Pempatan Siap Dihuni.
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem Penuhi Kebutuhan Air Warga Selat Duda Lewat Sumur Bor.
Pembangunan sumur bor oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem mencapai 95 persen.
Pembangunan RTLH oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem rampung, Bapak Putu Aristana tersenyum gembira

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:51 WIB

Warga Ngawi Keluhkan Bau Menyengat dari Peternakan Bebek di Dusun Belut

Senin, 18 Mei 2026 - 07:39 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Mulai Pasang Kerangka Plafon RTLH Sasaran I

Senin, 18 Mei 2026 - 07:35 WIB

Pemasangan Kerangka Plafon RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Terus Dikebut

Senin, 18 Mei 2026 - 06:35 WIB

Wujud Nyata Dedikasi TNI, RTLH TMMD Kodim 1623/Karangasem Rampung dalam Dua Minggu.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:33 WIB

Air bersih akan segera mengalir, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem bersama Warga kebut pembuatan sumur bor.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:29 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem Penuhi Kebutuhan Air Warga Selat Duda Lewat Sumur Bor.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:27 WIB

Pembangunan sumur bor oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem mencapai 95 persen.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:25 WIB

Pembangunan RTLH oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem rampung, Bapak Putu Aristana tersenyum gembira

Berita Terbaru