Badung, Surya Indonesia.net – SIAP-SIAP DEREK! Dishub Badung Bakal “Sikat” Parkir Liar Besar-besaran, Kawasan Wisata Kuta Jadi Target Utama Jangan coba-coba parkir sembarangan kalau nggak mau kena razia! Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) baru saja memberikan sinyal “perang” terhadap parkir liar yang dituding jadi biang kerok kemacetan horor di Bali Selatan.
Giat penertiban ini bukan sekadar gertakan sambal. Tim gabungan yang terdiri dari Dishub, Satpol PP, hingga kepolisian siap turun ke jalan untuk “membersihkan” badan-badan jalan yang selama ini beralih fungsi jadi kantong parkir ilegal.
Fokus Penertiban: Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan
Kadishub Badung, Anak Agung Gde Rahmadi, menegaskan bahwa razia ini akan digelar dalam waktu dekat dengan menyasar titik-titik krusial pariwisata yang tingkat mobilitasnya super tinggi.
“Penertiban ini bagian dari upaya pencegahan kemacetan. Di beberapa kasus, kemacetan dipicu adanya parkir liar,” tegas Gung Rahmadi, Jumat (8/5).
Persoalan parkir liar ini ternyata sudah sampai ke telinga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Pemkab mencium adanya oknum-oknum yang memanfaatkan fasilitas umum (fasum) demi kepentingan pribadi sebagai kantong parkir.
Target Operasi: Kendaraan yang parkir di badan jalan dan penggunaan fasum yang tidak sesuai peruntukan.
Tujuan: Mengembalikan kenyamanan masyarakat dan menjaga citra pariwisata Badung agar tidak dicap sebagai “Kota Macet”.
Bagi kalian yang sering nekat parkir “bentar aja” di pinggir jalan kawasan Canggu, Seminyak, atau Uluwatu, sebaiknya mulai cari tempat parkir resmi. Pasalnya, kolaborasi dengan kepolisian memungkinkan adanya sanksi tegas bagi para pelanggar.
Semeton, setujukah kalian dengan langkah tegas Dishub Badung ini? Apakah menurut kalian razia saja cukup untuk mengurai macet, atau Badung butuh lebih banyak gedung parkir sentral.
( red)

























