Breaking News

Gelombang Protes AMI di Jawa Timur: Tuntut Klarifikasi dan Tanggung Jawab Pernyataan Anggota DPR

Senin, 13 April 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Surabaya – Gelombang aksi unjuk rasa besar diprediksi akan berlangsung di sejumlah titik strategis di Jawa Timur dalam waktu dekat. Organisasi masyarakat Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara resmi menyatakan sikap protes keras terhadap pernyataan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi, yang dinilai telah menyudutkan pesantren dan ulama di Madura dalam isu narkoba.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan sekadar kekeliruan dalam berbicara, melainkan bentuk serius dari penghinaan terhadap martabat ulama dan institusi pesantren.

“Ini bukan sekadar salah ucap. Ini adalah pembunuhan karakter terhadap ulama dan pesantren di Madura secara sistematis,” ujar Baihaki dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Dewan Penasehat Keagamaan AMI, Gus Khoiron, yang akan memimpin langsung jalannya aksi, menyampaikan bahwa pernyataan tersebut telah melukai perasaan masyarakat Madura, khususnya kalangan santri. Ia menekankan bahwa pesantren selama ini menjadi benteng moral yang tidak layak dikaitkan dengan stigma negatif tanpa dasar yang jelas.

“Ulama dan pesantren adalah kompas moral masyarakat kami. Menuduh mereka terlibat dalam jaringan narkoba adalah fitnah yang melampaui batas,” tegasnya.

AMI menilai aksi ini sebagai bentuk pembelaan terhadap kehormatan ulama dan institusi pendidikan keagamaan. Organisasi tersebut pun menginstruksikan seluruh elemen masyarakat Madura, mulai dari santri, alumni pesantren, tokoh adat, hingga aktivis dan LSM, untuk turut serta dalam aksi.

Aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung pada 14–15 April 2026, dengan titik utama di Kantor DPD PKS Jawa Timur dan Kantor DPC PKS Surabaya. Sekitar 2.000 massa ditargetkan akan hadir dalam aksi tersebut.

Dalam selebaran yang beredar, AMI menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni mendesak pemecatan Aboe Bakar Al-Habsyi dari partainya, meminta penuntasan dugaan fitnah terhadap ulama secara hukum, serta mendorong aparat kepolisian untuk menegakkan supremasi hukum secara transparan.

Baihaki Akbar menutup pernyataannya dengan seruan kepada masyarakat untuk bersatu dalam aksi tersebut sebagai bentuk menjaga harga diri dan kehormatan ulama Madura.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini adalah bentuk pembelaan terhadap marwah ulama dan pesantren,” pungkasnya.

Hingga saat ini, konsolidasi massa terus berlangsung di berbagai wilayah di Madura dan Surabaya guna menyambut aksi yang diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar dalam waktu dekat.

Tim

Berita Terkait

Waspada !!! Isu Pocong Adalah Hoax
Ketua Umum DPP GPIE Sumut Kukuhkan Muhammad Ari Al-Kasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026–2030
TNI AD Bantu Pengatapan Rumah Warga Melalui Karya Bhakti di Desa Nurbenlelang
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terlihat dalam Kegiatan Karya Bhakti di Alor Tengah Utara
TNI AD Terus Dukung Pembangunan Infrastruktur Desa Melalui Karya Bhakti
Wujud Kepedulian TNI, Rumah Warga Desa Nurbenlelang Dibantu Proses Pengatapan
Karya Bhakti TNI di Alor, Prajurit dan Warga Gotong Royong Pasang Seng Spandek
Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:05 WIB

Waspada !!! Isu Pocong Adalah Hoax

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:46 WIB

Ketua Umum DPP GPIE Sumut Kukuhkan Muhammad Ari Al-Kasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026–2030

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terlihat dalam Kegiatan Karya Bhakti di Alor Tengah Utara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:57 WIB

TNI AD Terus Dukung Pembangunan Infrastruktur Desa Melalui Karya Bhakti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:54 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Rumah Warga Desa Nurbenlelang Dibantu Proses Pengatapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:52 WIB

Karya Bhakti TNI di Alor, Prajurit dan Warga Gotong Royong Pasang Seng Spandek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:39 WIB

Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:50 WIB

Sengketa Lahan Warga Belum Tuntas, Muncul Dugaan Penggarapan Lahan dan Dampak Lingkungan Akibat Aktivitas Pertambangan di Kintap

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Waspada !!! Isu Pocong Adalah Hoax

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:05 WIB