BALI – Badung,Surya Indonesia. Net – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Unit Pelaksana Teknis (UPT) bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Lapas Kelas IIA Kerobokan melaksanakan kegiatan Razia Serentak. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, tanggal 06 April 2026, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WITA, bertempat di kompleks Lapas Kelas IIA Kerobokan yang terletak di Jalan Gunung Tangkuban Perahu No. 88B, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan dan diikuti oleh sebanyak 75 orang personel gabungan, serta turut dihadiri dan diikuti oleh Babinsa Kerobokan Kelod, Sertu Reinnold. B. A.
Personel yang terlibat dalam pengamanan dan pelaksanaan razia ini berasal dari berbagai unsur instansi, meliputi jajaran TNI, Polri, serta anggota Lapas Kelas IIA Kerobokan sendiri. Pelaksanaan razia dan penggeledahan ini merupakan bentuk penerapan konsep cipta kondisi dan deteksi dini yang dilakukan secara maksimal. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah segala potensi gangguan keamanan serta memastikan tertib administrasi dan peraturan di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mendeteksi serta mengamankan barang-barang terlarang atau benda-benda yang melanggar aturan yang berlaku di dalam lapas. Selama proses penggeledahan berlangsung, setiap barang yang ditemukan dan dinilai tidak sesuai dengan peraturan akan langsung disita dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum dan tata cara yang berlaku. Tidak hanya dilakukan pemeriksaan fisik terhadap ruangan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelaksanaan tes urine secara acak kepada para warga binaan.
Tes urine tersebut merupakan bagian integral dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan. Pemeriksaan dilakukan secara acak untuk memastikan bahwa lingkungan penjara tetap bersih, sehat, dan bebas dari peredaran serta penggunaan zat-zat terlarang. Hasil dari pemeriksaan menyeluruh tersebut menunjukkan bahwa tim tidak menemukan adanya barang bukti berupa narkotika, psikotropika, atau zat adiktif lainnya.
Dalam keterangannya, Babinsa Kerobokan Kelod, Sertu Reinnold mengatakan, “Meskipun tidak ditemukan narkoba, tim masih menemukan beberapa barang yang berpotensi berbahaya di beberapa sudut kamar hunian dan blok hunian warga binaan,” terangnya usai kegiatan.
Sambung, “Barang-barang tersebut kemudian langsung diamankan untuk ditindaklanjuti,” tambah Sertu Reinnold. Secara keseluruhan, kegiatan razia serentak ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, berhasil menciptakan suasana yang lebih kondusif di Lapas Kerobokan.
( red)

























