Breaking News

AMPAS SOROTI DUGAAN DAGING MEUGANG BUSUK: SIAPA DIUNTUNGKAN DALAM PENGADAAN?

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil ,Surya Indonesia.net – Aliansi INDONESIA
Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) melalui Sekjen Budi Harjo melontarkan kritik keras atas dugaan pembagian daging sapi Meugang yang sudah berbau busuk kepada sebagian warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, menjelang Ramadhan.
Menurut AMPAS, persoalan ini bukan sekadar soal daging tidak layak konsumsi, tetapi menyangkut transparansi dan integritas dalam proses pengadaan.
“Pertanyaannya sekarang, siapa yang diuntungkan dalam pengadaan daging ini? Apakah kualitas dikorbankan demi mengejar harga murah atau keuntungan tertentu?” tegas Budi Harjo.
AMPAS menduga ada indikasi kelalaian serius, bahkan potensi permainan dalam proses pengadaan dan distribusi. Jika daging sudah dalam kondisi tidak segar saat diterima warga, maka patut dipertanyakan:
Siapa rekanan atau pihak penyedia daging?
Bagaimana mekanisme penunjukannya?
Apakah ada proses seleksi dan standar kualitas yang jelas?
Siapa yang melakukan pengawasan sebelum daging dibagikan?
“Jangan sampai bantuan untuk rakyat justru menjadi ajang mencari untung oleh oknum tertentu. Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” lanjutnya.
AMPAS mendesak pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk:
Membuka secara transparan nama penyedia atau pihak pengadaan daging.
Mengumumkan nilai anggaran dan mekanisme pengadaan ke publik.
Melakukan audit menyeluruh terhadap proses distribusi.
Memberikan sanksi tegas jika ditemukan unsur kelalaian atau penyimpangan.
Budi Harjo menegaskan, jika persoalan ini tidak ditangani secara terbuka dan tegas, maka akan muncul kecurigaan publik bahwa ada pihak-pihak tertentu yang bermain di balik bantuan Meugang tersebut.
“Tradisi Meugang adalah simbol kebersamaan dan keberkahan menyambut Ramadhan. Jangan nodai dengan dugaan permainan pengadaan,” tutupnya. (JAMAR)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat Jaga Kamtibmas, Kapolresta Denpasar Sambangi Puri Agung Peguyangan,
Babinsa Peltu Gd Ribek Dampingi Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2026 di Kelurahan Pemecutan
Babinsa Peltu Gd Ribek Dukung, Guna Dorong Kelestarian Bahasa Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa 2026
Bulan Bahasa Bali 2026 Dibuka di Pemecutan Denpasar Barat, Tema ‘Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa’
Kolaborasi Lembaga Keagamaan, dan Kesehatan, Sukseskan Donor Darah di Desa Dangri Kaja
Donor Darah di Dangri Kaja Dorong Kesadaran Masyarakat tentang Pentingnya Bagi Darah
Babinsa Desa Dangri Kaja Pastikan Kegiatan Donor Darah Berjalan Lancar dan Tertib
Kapolda Bali Tekankan Keamanan sebagai Pilar Pembangunan pada Rapim Kodam IX/Udayana 2026

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:17 WIB

Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat Jaga Kamtibmas, Kapolresta Denpasar Sambangi Puri Agung Peguyangan,

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:14 WIB

Babinsa Peltu Gd Ribek Dampingi Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2026 di Kelurahan Pemecutan

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:12 WIB

Babinsa Peltu Gd Ribek Dukung, Guna Dorong Kelestarian Bahasa Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:10 WIB

Bulan Bahasa Bali 2026 Dibuka di Pemecutan Denpasar Barat, Tema ‘Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa’

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:07 WIB

Kolaborasi Lembaga Keagamaan, dan Kesehatan, Sukseskan Donor Darah di Desa Dangri Kaja

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:02 WIB

Babinsa Desa Dangri Kaja Pastikan Kegiatan Donor Darah Berjalan Lancar dan Tertib

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:58 WIB

Kapolda Bali Tekankan Keamanan sebagai Pilar Pembangunan pada Rapim Kodam IX/Udayana 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:31 WIB

Wujud Pemasyarakatan Humanis, Rutan Gianyar dan Warga Binaan Gotong Royong Bersihkan Kawasan Pura Masceti

Berita Terbaru