BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Penumpukan sampah liar yang mengganggu penggunaan trotoar di sepanjang Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, Kota Denpasar, khususnya di depan Rumah Makan Widuran, mendapatkan tanggapan cepat dari pihak berwenang. Laporan mengenai kondisi tersebut datang langsung dari Kadus Banjar Sading Sari, yang menyampaikan kekhawatiran akan gangguan akses dan dampak sanitasi yang mungkin terjadi akibat akumulasi sampah tersebut. Senin, (09/02/2026).
Babinsa wilayah Kalai, Sertu Tony Cahyono, bersama Bhabinkamtibmas segera melaksanakan pengecekan lokasi setelah menerima informasi dari kepala dusun setempat. Selama pengecekan, kedua petugas memastikan cakupan area yang terdampak dan menilai volume sampah yang perlu diangkut agar proses pengelolaan dapat dilakukan secara efektif.
Pengangkutan sampah liar tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga bekerja sama dengan Tim Jumali Desa Pemecutan Kelod. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antar unsur dalam menangani permasalahan lingkungan yang muncul di wilayah tersebut, dengan target menyelesaikan pembersihan dalam waktu yang singkat.
Selain melakukan pengangkutan, Sertu Tony Cahyono, juga menyempatkan diri untuk mengedukasi warga sekitar mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mengajak masyarakat untuk mengolah sampah berbasis sumber di masing-masing rumah, dengan menggunakan tebe modern yang dilengkapi fasilitas pemilahan sampah rumah tangga secara benar.
Sebagai Babinsa di wilayah Sertu Tony Cahyono, berharap “bahwa upaya ini tidak hanya membersihkan area yang terdampak, namun juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tegasnya. Langkah edukasi yang diberikan oleh Babinsa diharapkan dapat mengurangi terjadinya penumpukan sampah liar kembali di masa mendatang, sehingga kawasan Jalan Imam Bonjol tetap bersih dan nyaman untuk digunakan oleh semua pihak.
( red)

























