Tabanan, Surya Indonesia.net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menerima audiensi Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kanca) Tabanan, Zakky Mubarok sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lapas Tabanan serta membahas potensi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) guna menunjang pembinaan dan peningkatan kualitas layanan publik, Senin (12/01).
Audiensi dari pimpinan BRI Kanca Tabanan diterima langsung oleh Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo. Secara khusus, Kalapas memperkenalkan UMKM Lapas Tabanan “Sangkar Emas” sebagai salah satu program unggulan pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Warga Binaan.
Selain penguatan UMKM, audiensi juga membahas peluang dukungan CSR dari BRI Kanca Tabanan untuk kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian, antara lain melalui bantuan sarana pendukung seperti alat musik untuk kegiatan pembinaan kepribadian, serta fasilitas lain yang dapat menunjang peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat dan keluarga Warga Binaan.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa sinergi dengan dunia perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan di Lapas.
“Kami terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan potensi dan kemandirian Warga Binaan. Dukungan CSR, baik untuk penguatan UMKM Sangkar Emas maupun pembinaan kepribadian dan peningkatan layanan, akan sangat membantu mewujudkan pembinaan yang lebih berkelas, humanis, dan berkelanjutan,” ungkap Prawira.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRI Kanca Tabanan, Zakky, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat sinergi dengan Lapas Tabanan. “BRI Kanca Tabanan pada prinsipnya siap mendukung program-program positif yang memberikan dampak sosial, termasuk pengembangan UMKM di lingkungan Lapas serta kegiatan pembinaan dan peningkatan layanan. Sinergi yang telah terjalin selama ini akan terus kami dorong agar memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas,” jelasnya.
( red)

























