BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Sebuah aksi pembersihan besar‑besaran sampah di sepanjang Pantai Semawang, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan dilaksanakan pada Jumat (06/11) mulai pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini digelar untuk membersihkan tumpukan sampah plastik serta potongan kayu yang terbawa arus hulu sungai menuju bibir pantai akibat dampak banjir di musim hujan. Aksi bersih‑bersih ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi lingkungan, perhotelan, kelompok nelayan, dan masyarakat setempat.
Berbagai tokoh penting hadir langsung memantau sekaligus turun ke lapangan. Di antaranya Wali Kota Denpasar, Kasi Ops Korem 163/Wsa, Dandim 1611/Badung Letkol Inf Kadek Muliarsa, S.Hub.Int., Kapolres Denpasar, Kadis DLHK Kota Denpasar, Pasi Ter Korem 163/Wsa, Camat Denpasar Selatan, Pasi Pers Kodim 1611/Badung, Lurah Sanur, personel Korem 163/Wsa, personel Kodim 1611/Badung, karyawan Hotel Intercontinental, Pokja Nelayan, dan warga Sanur. Kehadiran seluruh elemen tersebut menunjukkan sinergi kuat dalam penanganan kerusakan lingkungan pesisir Denpasar.
Dandim 1611/Badung, Letkol Inf Kadek Muliarsa, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan aksi bersih pantai Semawang. Beliau menyatakan bahwa Pantai Semawang merupakan salah satu ikon wisata pesisir Denpasar yang harus dijaga kebersihannya, terutama saat musim hujan di mana volume sampah yang terbawa aliran sungai meningkat secara signifikan. Menurutnya, peran TNI dalam aksi ini bukan hanya membantu pembersihan, melainkan juga membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk melindungi lingkungan laut.
“Kami melihat sampah plastik dan potongan kayu yang menumpuk di bibir pantai dapat merusak ekosistem laut, mengganggu kenyamanan wisatawan, serta berpotensi menimbulkan bahaya bagi nelayan yang melaut,” ujar Dandim. Ia menambahkan bahwa Kodim 1611/Badung akan terus mendukung program‑program pemerintah Kota Denpasar dalam pengendalian sampah hulu ke hilir agar permasalahan serupa tidak terus berulang setiap musim hujan. Personel Kodim Badung yang ditugaskan juga diarahkan bekerja secara terkoordinasi bersama tim DLHK dan masyarakat agar pekerjaan pembersihan berjalan efektif.
Di lokasi kegiatan, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Satu kelompok membersihkan tumpukan sampah plastik di sepanjang garis pantai, kelompok lain mengangkut potongan kayu yang tersangkut di area pesisir, sementara tim koordinasi memastikan jalur evakuasi sampah menuju tempat pembuangan sementara berjalan lancar. Suasana terlihat penuh semangat, di mana aparat, karyawan hotel, nelayan, dan warga bahu‑membahu membersihkan Pantai Semawang. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi edukasi langsung bagi warga Sanur tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari wilayah hulu.
Dandim menutup pernyataannya dengan berharap aksi pembersihan Pantai Semawang menjadi titik awal kerja sama berkelanjutan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Denpasar untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan ikut mengawasi aliran sungai di lingkungan masing‑masing. Dengan sinergi Kodim 1611/Badung, pemerintah daerah, sektor swasta, nelayan, dan masyarakat, diharapkan Pantai Semawang senantiasa bersih, nyaman, dan terjaga kelestariannya sepanjang tahun.
( red)

























