Breaking News

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendesak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk mengusut tuntas siapa saja pihak yang berada di belakang tiga oknum tersangka tersebut.

AMI menilai, perbuatan yang diduga dilakukan oleh ketiga oknum tersebut merupakan persoalan serius dan bentuk pengkhianatan terhadap bangsa dan negara apabila terbukti melanggar hukum serta menyalahgunakan kewenangan.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa Mabes Polri tidak boleh berhenti hanya pada penetapan tiga orang sebagai tersangka. Aparat penegak hukum harus berani mengungkap seluruh jaringan, pihak yang diduga terlibat, serta siapa pun yang memberikan perlindungan atau berada di balik perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mendesak Mabes Polri untuk mengusut perkara ini sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti pada tiga oknum tersangka. Siapa pun yang terlibat harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu,” tegas Baihaki Akbar.

Lebih lanjut, Ketum AMI meminta agar ketiga oknum tersangka tersebut mendapatkan hukuman seberat-beratnya apabila terbukti bersalah melalui proses peradilan.

Baihaki Akbar bahkan menegaskan bahwa pihaknya menginginkan hukuman mati bagi ketiga tersangka apabila perbuatan mereka memenuhi ketentuan pidana yang dapat dijatuhi hukuman tersebut, serta pemiskinan melalui perampasan aset hasil kejahatan sesuai ketentuan hukum.

AMI MENEGASKAN:

1. Mendesak Mabes Polri mengusut tuntas siapa saja aktor intelektual dan pihak yang berada di belakang tiga oknum tersangka.

2. Mendesak aparat penegak hukum mengungkap seluruh jaringan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

3. Meminta agar seluruh pihak yang terbukti terlibat diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

4. Mendesak penjatuhan hukuman maksimal sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk perampasan aset hasil kejahatan.

Aliansi Madura Indonesia menegaskan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut hingga tuntas.

(Redho)

Berita Terkait

Merasa Dikriminalisasi, Anak Mantan Pengurus PWI Sumut Bakal Laporkan Penyidik Ke Mabes Polri
Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg
Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026
Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
BLORA BERGELORA DI DESA GONDEL KEDUNGTUBAN
POLRESTA DELI SERDANG GEMPUR SARANG NARKOBA: 57 TERSANGKA DICIDUK, 47 KILOGRAM SABU DAN GANJA DISITA
Keterlambatan Gaji Berlarut di Perum DAMRI, Karyawan Minta Kementerian BUMN dan Disnaker Turun Tangan
Gerebek Gudang Beras Oplosan 600 Ton, PP IPA Apresiasi Penuh Ketegasan Mentan Andi Amran

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:48 WIB

Merasa Dikriminalisasi, Anak Mantan Pengurus PWI Sumut Bakal Laporkan Penyidik Ke Mabes Polri

Rabu, 4 November 2026 - 18:24 WIB

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Rabu, 4 November 2026 - 12:08 WIB

Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

Rabu, 4 November 2026 - 08:08 WIB

Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba

Selasa, 3 November 2026 - 17:56 WIB

BLORA BERGELORA DI DESA GONDEL KEDUNGTUBAN

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

POLRESTA DELI SERDANG GEMPUR SARANG NARKOBA: 57 TERSANGKA DICIDUK, 47 KILOGRAM SABU DAN GANJA DISITA

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Keterlambatan Gaji Berlarut di Perum DAMRI, Karyawan Minta Kementerian BUMN dan Disnaker Turun Tangan

Berita Terbaru