Tabanan, Surya Indonesia.net – INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar kegiatan capacity building bersama Yayasan Putra Pemenang (YPP) Bali di Ruang Kunjungan, Kamis (29/10). Kegiatan ini mengajak Warga Binaan memaknai pengalaman masa lalu sebagai pijakan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Made Dwitya Bhargo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menggali potensi Warga Binaan sekaligus memperkuat mental dan kepercayaan diri mereka. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu Warga Binaan mengenali potensi diri dan menumbuhkan keyakinan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Dalam sesi berbagi pengalaman, instruktur YPP mengajak Warga Binaan melihat masa pidana bukan sebagai akhir perjalanan hidup, melainkan persinggahan untuk melakukan introspeksi dan mempersiapkan perubahan.
Paul salah seorang instruktur turut menceritakan perjalanan masa lalunya yang kelam hingga menemukan jalan perubahan melalui penerimaan dan keikhlasan atas apa yang dialami. “Selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Masa lalu tidak harus menentukan masa depan kita, selama ada niat dan tekad untuk berubah,” ujarnya.
Bagi Warga Binaan, Firman, kegiatan tersebut menjadi pengingat untuk merenungkan kesalahan dan perbuatan yang pernah dilakukannya. Meski menyimpan penyesalan, ia ingin menjadikannya sebagai pijakan untuk memperbaiki diri. “Saya ingin belajar dari kesalahan masa lalu. Saya percaya, kalau punya keinginan kuat untuk berubah, saya bisa menjalani masa depan dengan lebih baik,” tuturnya.
Pengalaman yang dibagikan dalam kegiatan ini menegaskan bahwa masa lalu tidak dapat diubah, tetapi pilihan untuk melangkah ke arah yang lebih baik tetap terbuka. Pembinaan menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk membangun kesadaran diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih positif setelah kembali ke tengah masyarakat.
(anggi)

























