Polda Bali, Surya Indonesia.net – Polres Gianyar – Polsek Ubud, Wujud nyata sinergitas Polri dengan masyarakat adat, Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Polsek Ubud Aiptu I Made Widastra bersama Pecalang Desa Adat Demayu melaksanakan pengamanan upacara Ngaben warga binaan, Selasa (27/10/2026).
Pengamanan dilakukan untuk upacara pitra yadnya / Ngaben almarhum I Wayan Tama (75), warga Banjar Batuh, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, yang meninggal dunia karena sakit.
Sejak pagi, Aiptu I Made Widastra tampak berbaur bersama Pecalang dan keluarga duka mengatur arus lalu lintas dan mengamankan jalur yang dilalui rombongan pengusung bade menuju setra / kuburan Desa Adat Demayu.
Kegiatan Ngaben tersebut berlangsung dengan melibatkan banyak warga, sehingga memerlukan pengamanan ekstra untuk mencegah kemacetan dan menjaga ketertiban di sepanjang jalan desa.
“Kehadiran kami untuk memastikan seluruh rangkaian upacara Ngaben berjalan aman, tertib dan lancar. Ini juga sebagai bentuk pelayanan dan empati Polri kepada warga binaan yang sedang berduka,” ujar Aiptu I Made Widastra di sela-sela pengamanan.
Ia menambahkan, pengamanan upacara adat merupakan kewajiban Bhabinkamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali, serta untuk mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga.
Keluarga almarhum I Wayan Tama menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan pengamanan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama Pecalang sehingga prosesi Ngaben dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.
Sementara itu, PS Kapolsek Ubud Polres Gianyar Polda Bali AKP Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., saat dikonfirmasi mengapresiasi langkah anggotanya. “Bhabinkamtibmas harus selalu hadir di setiap kegiatan masyarakat, baik suka maupun duka. Sinergi dengan Pecalang adalah kunci untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Ubud,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, rangkaian upacara Ngaben almarhum I Wayan Tama berjalan dengan aman, tertib dan penuh khidmat.
(anggi)

























