Breaking News

APPM Hebat Desak Transparansi Dana Gandrung Sewu: Benarkah ADD Desa Dipotong Rp 2 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || BANYUWANGI SELATAN.* Di tengah kemegahan Festival Gandrung Sewu yang menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Banyuwangi, Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) Hebat yang tergabung dalam Balai Aspirasi Banyuwangi Selatan melontarkan kritik tajam soal transparansi anggaran.

Ketua APPM Hebat menyampaikan rasa keprihatinan mendalam kepada Kejaksaan Negeri Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi terkait berkembangnya opini di masyarakat bahwa dugaan pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp 2 juta untuk festival tersebut tidak bisa diproses hukum karena nilainya kecil.
> “Saya prihatin. Ada anggapan salah bahwa Rp 2 juta itu kecil dan tidak bisa diproses. Itu keliru. Dalam KUHP Baru UU No. 1 Tahun 2023 jo UU Tipikor, kalau ada unsur penyalahgunaan wewenang dan perbuatan melawan hukum, tetap bisa diproses. Apalagi kalau hitungannya agregat,” tegas Ketua APPM Hebat dalam orasinya di Warung Kopi sekitar balai aspirasi banyuwangi selatan, Gambiran (25/10).
Menurutnya, jika 189 desa di Banyuwangi masing-masing dipotong Rp 2 juta, totalnya mencapai *Rp 378.000.000*. Belum termasuk aliran dana dari sponsor, kontribusi UMKM, dan proposal sumbangan yang disodorkan ke pemerintah desa.
“Jangan berlindung di balik nilai Rp 2 juta. ADD itu uang negara yang peruntukannya jelas diatur Permendesa untuk pembangunan dan pemberdayaan desa. Kalau dipotong untuk festival kabupaten tanpa Musdes dan tanpa dasar APBDes yang jelas, itu patut diduga penyalahgunaan wewenang Pasal 603-604 KUHP Baru,” lanjutnya.

APPM Hebat juga menyoroti ironi di lapangan. Di satu sisi anggaran besar dihimpun, di sisi lain para penari Gandrung Sewu dikabarkan masih harus menanggung sendiri biaya kostum dan perlengkapan.
“Lantas uang yang dihimpun dari desa itu digunakan untuk apa? Siapa pengelola keuangan Gandrung Sewu? Kepada siapa LPJ-nya dipertanggungjawabkan?” tanya Ketua APPM.
Terkait hal itu, APPM Hebat yang selama ini juga mengadvokasi kasus kemanusiaan seperti *”Jeritan sang ibu yang terpasung, masih ada cinta”*, menilai budaya tidak boleh dijadikan tameng untuk menutupi ketidakjelasan anggaran.
Kami tidak menyerang budaya. Gandrung Sewu harus kita jaga. Tapi pengelolaan uang rakyat harus terang-benderang, bukan gelap di balik layar. Budaya boleh megah di panggung, tapi anggaran harus terbuka,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

APPM Hebat pun menyampaikan 3 tuntutan:*
1. Mendesak Bupati Banyuwangi dan Dinas Kebudayaan Pariwisata membuka seluruh dokumen RAB, sumber pendanaan, aliran sponsor, dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Festival Gandrung Sewu ke publik.
2. Mendesak Inspektorat, Kejaksaan Negeri, dan Polresta Banyuwangi melakukan pemeriksaan terkait dugaan pemotongan ADD tanpa dasar hukum.
3. Meminta kejelasan nasib penari yang masih dibebani biaya kostum pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi. APPM Hebat menyatakan akan terus mengawal isu ini demi prinsip *BUDAYA HARUS DIJAGA, ANGGARAN HARUS DIBUKA.*

Balai Aspirasi Banyuwangi Selatan

Berita Terkait

Tumbuhkan Jiwa Mandiri dan Berakhlak Mulia, Ratusan Penggalang MI Al Aziez Sukses Gelar Perjusami di Buper SIG
Transparansi Anggaran Gandrung Sewu Tak Boleh Kalah oleh Gemerlap Budaya
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Gangster dan Balap Liar
Pujawali di Kantor Desa Dauh Peken, Momentum Pererat Silaturahmi Bersama 
Pastikan Perayaan Ultah STT Satya Yowana Jagadhita Berjalan Lancar, Babinsa Turun Ke Jalan Berikan Pendampingan
Babinsa Tuban: Patroli Malam, Nyata Hadir Memberi Rasa Aman & Nyaman Bagi Warga dan Wisatawan  
Antusia Penuh Dari Masyarakat Desa Lingo Lango Dalam Pembuatan MCK
Pembuatan MCK Terus Di Laksanakan Untuk Mengejar Target Pembangunan 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Tumbuhkan Jiwa Mandiri dan Berakhlak Mulia, Ratusan Penggalang MI Al Aziez Sukses Gelar Perjusami di Buper SIG

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Transparansi Anggaran Gandrung Sewu Tak Boleh Kalah oleh Gemerlap Budaya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:41 WIB

APPM Hebat Desak Transparansi Dana Gandrung Sewu: Benarkah ADD Desa Dipotong Rp 2 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pujawali di Kantor Desa Dauh Peken, Momentum Pererat Silaturahmi Bersama 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pastikan Perayaan Ultah STT Satya Yowana Jagadhita Berjalan Lancar, Babinsa Turun Ke Jalan Berikan Pendampingan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Babinsa Tuban: Patroli Malam, Nyata Hadir Memberi Rasa Aman & Nyaman Bagi Warga dan Wisatawan  

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Antusia Penuh Dari Masyarakat Desa Lingo Lango Dalam Pembuatan MCK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pembuatan MCK Terus Di Laksanakan Untuk Mengejar Target Pembangunan 

Berita Terbaru