Tabanan, Surya Indonesia. Net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menyosialisasikan kompetisi kebugaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Candra Prabhawa, Rabu (21/10). Kegiatan ini menjadi momentum bagi pegawai untuk lebih mengenali kondisi kesehatan diri dan membangun kebiasaan hidup sehat di tengah rutinitas pekerjaan.
Kompetisi kebugaran yang diinisiasi Kementerian Kesehatan tersebut dilatarbelakangi tingginya faktor risiko penyakit pada ASN pemerintah berdasarkan hasil program Cek Kesehatan Gratis. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengetahui hasil pemeriksaan, tetapi juga perlu diikuti perubahan kebiasaan sehari-hari.
Dalam sosialisasi yang disampaikan Tim Medis Lapas Tabanan, Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi, menjelaskan bahwa kurangnya aktivitas fisik dan kelebihan berat badan merupakan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Kompetisi ini diharapkan mendorong ASN untuk lebih aktif bergerak sekaligus memperhatikan kondisi kebugaran masing-masing.
Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, berharap seluruh pegawai semakin peduli terhadap kondisi tubuh masing-masing dan menjadikan kesehatan sebagai bagian dari perhatian sehari-hari.
“Kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Saya berharap seluruh ASN Lapas Tabanan dapat menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat, dan rutin berolahraga. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kita dapat menjalankan aktivitas serta tugas dengan lebih baik,” ujar Basuki.
Terintegrasi dengan SatuSehat Mobile, kompetisi ini juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di lingkungan kementerian dan lembaga. Lebih dari sekadar mengikuti kompetisi, pegawai diharapkan mampu menjadikan kepedulian terhadap kesehatan sebagai kebiasaan yang terus dijaga.
( red)

























