Breaking News

Video Pria Diikat Dan Dipukul Viral, JA98 Desak Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURYA INDONESIA NET- 

Palembang- Video dugaan penganiayaan terhadap seorang pria bertangan terikat viral di media sosial sejak Kamis 4/6/2026. Dalam rekaman, korban tampak dipukul berulang kali dengan sebatang kayu sambil memohon ampun.

” Ampun kak… ampun kak… anak aku masih kecik kak…,” terdengar suara pria dalam video tersebut. Korban juga tampak tidak melakukan perlawanan saat dugaan penganiayaan berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video itu memicu perhatian publik setelah terdengar suara seseorang yang diduga pelaku menyebut memiliki kedekatan dengan aparat penegak hukum. Namun, keaslian video serta identitas para pihak masih harus dibuktikan melalui penyelidikan resmi.

Informasi beredar menyebut terduga pelaku berinisial AJN, pengusaha galian C di kawasan Gandus, Palembang. Motif dan kronologi lengkap peristiwa hingga kini belum diketahui.

Menanggapi video itu, Ketua JA98 Pemuda Pancasila Ramogest mengutuk keras aksi kekerasan tersebut.

“Apa pun alasannya, tidak ada seorang pun yang berhak menganiaya atau memperlakukan manusia secara tidak manusiawi. Negara ini negara hukum. Jika ada persoalan, tempuh jalur hukum, bukan main hakim sendiri,” tegasnya.

Ramogest mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada pihak yang kebal hukum. JA98 Pemuda Pancasila berencana membentuk Posko Pengaduan Kekerasan terhadap Rakyat bersama LBH PEKAT Indonesia Bersatu.

Sementara itu, pihak RS memberi klarifikasi. Menurut RS, pria dalam video baru bekerja sebagai sopir kurang dari sehari. Ia diberi uang untuk BBM kendaraan operasional, namun kemudian hilang kontak. Setelah dicek GPS, kendaraan ditemukan di Betung, Banyuasin.

Keterangan RS tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, Polrestabes Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi, motif, maupun status hukum para pihak.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak guna memenuhi prinsip keberimbangan.

`(Red)

Berita Terkait

Optimalisasi Pelayanan BPKB, Polres Tabanan Perkuat Pelayanan Publik Berkualitas
Satgas Karya Bakti TNI AD Bangun Ruang Pelayanan Gereja
Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Ruangan Gereja Baru
Karya Bakti TNI AD Percepat Pembangunan Fasilitas Gereja
TNI AD Dukung Penambahan Ruangan Gereja Imanuel
TNI AD Cor Fondasi Ruangan Baru Gereja Imanuel
*Cegah terjadinya Kriminalitas Pada Malam Hari, Polsek Penebel Laksanakan Patroli Blue Light*
*Sidang Menuju Rikkes Tahap II Seleksi Penerimaan Polri 2026, Wujudkan Rekrutmen Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis*

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:18 WIB

Video Pria Diikat Dan Dipukul Viral, JA98 Desak Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:30 WIB

Optimalisasi Pelayanan BPKB, Polres Tabanan Perkuat Pelayanan Publik Berkualitas

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:35 WIB

Satgas Karya Bakti TNI AD Bangun Ruang Pelayanan Gereja

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:31 WIB

Karya Bakti TNI AD Percepat Pembangunan Fasilitas Gereja

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

TNI AD Dukung Penambahan Ruangan Gereja Imanuel

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

TNI AD Cor Fondasi Ruangan Baru Gereja Imanuel

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:52 WIB

*Cegah terjadinya Kriminalitas Pada Malam Hari, Polsek Penebel Laksanakan Patroli Blue Light*

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:50 WIB

*Sidang Menuju Rikkes Tahap II Seleksi Penerimaan Polri 2026, Wujudkan Rekrutmen Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis*

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Video Pria Diikat Dan Dipukul Viral, JA98 Desak Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:18 WIB

Serba-Serbi

Satgas Karya Bakti TNI AD Bangun Ruang Pelayanan Gereja

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:35 WIB