Breaking News

Pemkot Surabaya Dinilai Tidak Tegas, Gelombang Penertiban Dituding Menyasar ke Bawah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Surya Indonesia.net – Kondisi sosial di Kota Surabaya dinilai sedang tidak baik-baik saja. Gelombang penertiban yang melanda berbagai sektor kini memicu polemik besar. Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dituding hanya menyasar masyarakat kelas bawah, sementara sektor usaha kelas atas seolah mendapat hak istimewa.

Ketua Organisasi Sahabat Pemuda Surabaya (Sapura), Musawwi, yang akrab disapa Musa, menyatakan sikap kerasnya terhadap fenomena ini. Ia menilai ada ketidakadilan yang telanjang dipertontonkan oleh penguasa kota.

Musa menyoroti bagaimana jukir dipaksa setor 60% tanpa jaminan kesejahteraan, serta PKL yang diusir tanpa solusi relokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cara-cara yang diterapkan Pemkot ini seperti cara preman. Main sikat, main angkut, tanpa mau mendengar jeritan warga yang sedang bertahan hidup,” tegas Musa, Jumat (17/4/2026)

Kritik paling tajam tertuju pada sikap tebang pilih aparat. Musa mempertanyakan keberanian Pemkot dalam menindak pelanggaran di sektor hotel dan spa yang diduga kuat menjadi sarang prostitusi.

​​”Kenapa kebijakan selalu mengarah ke bawah? PKL dan parkir digencet habis-habisan. Tapi lihat Hotel dan prostitusi berkedok spa yang jelas-jelas banyak pelanggaran, kenapa Pemkot tidak segarang itu?” tanya Musa retoris.

Sapura mendesak Pemkot Surabaya segera menghentikan cara-cara penertiban yang tidak manusiawi dan mulai membuka ruang dialog.

“Rakyat kecil kehilangan rumah dan mata pencaharian tanpa jaminan. Jika ini terus berlanjut, Surabaya bukan lagi kota pahlawan, tapi kota penindas rakyat kecil,” tutup Musa dengan nada getir.

(Redho)

Berita Terkait

Warga Ngawi Keluhkan Bau Menyengat dari Peternakan Bebek di Dusun Belut
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Mulai Pasang Kerangka Plafon RTLH Sasaran I
Pemasangan Kerangka Plafon RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Terus Dikebut
Wujud Nyata Dedikasi TNI, RTLH TMMD Kodim 1623/Karangasem Rampung dalam Dua Minggu.
Air bersih akan segera mengalir, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem bersama Warga kebut pembuatan sumur bor.
Rehab RTLH TMMD Ke- 128 Kodim 1623/Karangasem Rampung 100 Persen, Rumah Bapak Putu Aristana di Desa Pempatan Siap Dihuni.
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem Penuhi Kebutuhan Air Warga Selat Duda Lewat Sumur Bor.
Pembangunan sumur bor oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem mencapai 95 persen.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:51 WIB

Warga Ngawi Keluhkan Bau Menyengat dari Peternakan Bebek di Dusun Belut

Senin, 18 Mei 2026 - 07:39 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Mulai Pasang Kerangka Plafon RTLH Sasaran I

Senin, 18 Mei 2026 - 07:35 WIB

Pemasangan Kerangka Plafon RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1615/Lotim Terus Dikebut

Senin, 18 Mei 2026 - 06:35 WIB

Wujud Nyata Dedikasi TNI, RTLH TMMD Kodim 1623/Karangasem Rampung dalam Dua Minggu.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:33 WIB

Air bersih akan segera mengalir, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem bersama Warga kebut pembuatan sumur bor.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:29 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem Penuhi Kebutuhan Air Warga Selat Duda Lewat Sumur Bor.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:27 WIB

Pembangunan sumur bor oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem mencapai 95 persen.

Senin, 18 Mei 2026 - 06:25 WIB

Pembangunan RTLH oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem rampung, Bapak Putu Aristana tersenyum gembira

Berita Terbaru