Bali,Surya Indonesia.net – Kasus penculikan warga negara Ukraina, Ihor Komarov (28), kini mengarah pada kenyataan yang jauh lebih mengerikan. Polda Bali secara resmi telah menetapkan 7 WNA sebagai tersangka, di mana 6 di antaranya kabur dan kini diburu INTERPOL melalui Red Notice!
Jejak Darah & Eksekusi Sadis:
Vila Maut di Tabanan: Polisi menemukan bercak darah identik di sebuah vila di Tabanan dan mobil Avanza yang disewa tersangka CH. Di sanalah Ihor diduga dipaksa merekam video minta tebusan sebelum akhirnya dieksekusi secara keji.
Potongan Tubuh di Ketewel: Penemuan kepala, tangan, hingga organ dalam manusia di Pantai Ketewel diduga kuat adalah Ihor Komarov. Polisi memastikan ini adalah MUTIlaSI KASAR. Potongan tubuhnya dibuang ke laut hingga terdampar saat air surut!
Sindikat Profesional: Para pelaku menggunakan paspor palsu, kendaraan sewaan, hingga koordinasi rapi untuk menculik korban saat berlatih motor di Jimbaran.
Siapa Saja Mereka?
Baru CH yang berhasil diringkus saat mencoba kabur ke NTB. Sisanya: RM, BK, AS, VN, SM, dan DH kini berstatus DPO. Dua orang diduga masih bersembunyi di Indonesia, sisanya sudah melenggang ke luar negeri!
Apakah Bali kini sudah disusupi sindikat kriminal global yang tak segan-segan melakukan aksi jagal? Jika 6 dari 7 tersangka bisa meloloskan diri dari Bali, pertanyaannya: Seberapa aman pintu keluar pulau kita dari para predator asing ini?
Mari kita kawal pencocokan DNA dari Tim DVI. Jika tato pada potongan tubuh di Ketewel identik dengan Ihor, maka Bali resmi menjadi saksi bisu kekejaman mafia antar-negara.
( red)

























