Breaking News

Masyarakat Kota Sibolga Menolak aktivitas Penggunaan Pukat Harimau/Trawl Di Wilayah Laut Sibolga

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Sumatra Utara,-* Warga Kota Sibolga menolak aktivitas penggunaan pukat harimau/trawl di wilayah laut mereka, hal ini ditandai dengan adanya spanduk di seputaran pesisir pantai dan di beberapa daerah kota sibolga.

Masyarakat menganggap aktivitas tersebut dapat menganggu ekosistem alam dan juga merugikan nelayan tradisional atau nelayan kecil,”(17/02/26).

Menurut keterangan salah seorang nelayan tradisional bahwasannya masih ada ditemukan kapal modern yang menggunakan pukat trawl saat beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

M. Afran Zega selaku Ketua Kelompok Nelayan Tolong Menolong (KNTM) Kota Sibolga juga menyampaikan penolakan terhadap penggunaan pukat trawl dan Jaring Hela Ikan Ikan Berkantong (JHIB) yang melanggar zona.

Permasalahan yang terjadi selama ini di Wilayah Perairan laut pantai barat dikarenakan kapal – kapal modern yang memiliki ijin seperti kapal modern yang beraktivitas menggunakan jaring hela ikan berkantong (JHIB) masih ada yang melanggar batas zona yang telah ditetapkan oleh peraturan pemerintah.

Kapal modern tersebut seharusnya beroperasional di Zona 3 tetapi yang terjadi justru kapal tersebut masih sering beropersional di Zona 2. Hal ini yang membuat nelayan tradisional ataupun nelayan kecil kesulitan dalam mencari ikan di lautan tersebut, karena apabila Kapal – kapal tersebut masuk ke wailayah Zona nelayan tradisional dapat merusak Rabo (alat bantu tradisional yang digunakan sebagai rumah ikan) dan juga dapat merusak jaring yang telah ditebar oleh nelayan tradisional.

Afran Zega juga mengharapkan Pemerintah bersedia untuk memperkuat pengawasan melalui Dirjen PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) agar hal hal berupa pengerusakan dan pelanggaran terhadap zona yang telah ditetapkan terhadap penggunaan Jaring Hela Ikan Berkantong (JHIB) tersebut. Sebab apabila hal ini terus terjadi maka dapat memicu polemik antar para nelayan tradisional dan modern di wilayah kota sibolga.

Disisi lain, Irwan Affandi Pohan selaku pengurus kapal bagan juga menyampaikan hal yang serupa bahwa kapal – kapal modern yang menggunakan JHIB yang tidak sesuai aturan tersebut sangat merugikan bagi nelayan kecil. Ia juga berharap agar pemerintah melalui PSDKP memperkuat pengawasan di pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan ke wilayah kelautan sibolga. *(Tim)*

Berita Terkait

Pastikan Harga Sudah Sesuai HET, Satgas Pangan Kembali Cek Kestabilan Harga Bahan Pokok
Kapolres Madiun Launching Patroli SIKAT Presisi untuk Tingkatkan Keamanan Wilayah.
Pelayanan SIM SATPAS Polres Tabanan Berjalan Lancar dan Profesional
Wakapolres Bandara Ngurah Rai Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Wakapolda Bali Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Tekankan Polisi Tegas dan Humanis
Wujudkan Harapan Warga, Proyek Air Bersih TMMD Ke-127 Jembrana Terus Dikebut
Tembus Medan Keras, Satgas TMMD Jembrana Kejar Target Sumur Bor di Desa Penyaringan
Akselerasi Pembangunan di Mendoyo: Satgas TMMD Jembrana Fokus Tuntaskan Infrastruktur Air

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:07 WIB

Pastikan Harga Sudah Sesuai HET, Satgas Pangan Kembali Cek Kestabilan Harga Bahan Pokok

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Kapolres Madiun Launching Patroli SIKAT Presisi untuk Tingkatkan Keamanan Wilayah.

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:43 WIB

Pelayanan SIM SATPAS Polres Tabanan Berjalan Lancar dan Profesional

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:21 WIB

Masyarakat Kota Sibolga Menolak aktivitas Penggunaan Pukat Harimau/Trawl Di Wilayah Laut Sibolga

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:48 WIB

Wakapolda Bali Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Tekankan Polisi Tegas dan Humanis

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:44 WIB

Wujudkan Harapan Warga, Proyek Air Bersih TMMD Ke-127 Jembrana Terus Dikebut

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:42 WIB

Tembus Medan Keras, Satgas TMMD Jembrana Kejar Target Sumur Bor di Desa Penyaringan

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:40 WIB

Akselerasi Pembangunan di Mendoyo: Satgas TMMD Jembrana Fokus Tuntaskan Infrastruktur Air

Berita Terbaru