Denpasar, Surya Indonesia.net – Denpasar kembali dibuat resah! Gara-gara merasa tidak terima “ditatap” saat melintas di jalan, seorang pemuda bernama Velexius Noronha (18) bersama empat bocah di bawah umur (ABH) nekat melakukan aksi begal sadis di Jalan Buana Raya, Padangsambian.
Kejadian bermula saat para pelaku pulang dari Pantai Kuta. Hanya karena ego setinggi langit, mereka mengejar korban bernama Muammar hingga menendang motornya sampai jatuh. Tak berhenti di sana, korban yang sudah tak berdaya justru:
Dipukul kepalanya Ditendang dari belakang Diinjak punggungnya HP dan tas pinggangnya dirampas!
“Motif para pelaku adalah karena tersangka merasa tidak terima ditatap oleh korban saat melintas,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Demiral Safriansyah.
Mirisnya, dari empat ABH yang terlibat (DWS, JRM, VAMF, dan KIS), dua di antaranya adalah RESIIDIVIS kasus serupa tahun lalu! Sepertinya jeruji besi belum cukup bikin kapok
Kini, Velexius dan kawan-kawannya harus bersiap “lebaran” di penjara dengan ancaman 9 TAHUN PENJARA (Pasal pencurian dengan kekerasan) dan tambahan pasal pengeroyokan.
Zaman sekarang, cuma karena urusan mata saling lirik bisa berakhir di penjara dan merusak masa depan. Buat kalian yang masih suka konvoi dan merasa paling hebat di jalanan Bali, mending pikir-pikir lagi sebelum berakhir pakai baju oranye dan duduk. Di kursi pesakitan serta menginap di hotel prodeo bintang 5.
Himbauan bagi seluruh masyarakat agar Hati-hati buat warga yang sering pulang dini hari, tetap waspada dengan sekitar!
( red)

























