Denpasar Sanur,Surya Indonesia.net – Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, mempertanyakan belum diisinya kembali stockpile pasir di Pantai Mertasari, Sanur Kauh, yang kini berubah menjadi kubangan. Padahal, stockpile tersebut memiliki fungsi strategis sebagai cadangan pasir untuk pengamanan pantai di Bali.
Wandhira menegaskan, stockpile pasir (adalah tempat penampungan atau penyimpanan sementara pasir hasil tambang sebelum didistribusikan ke industri (seperti konstruksi, kaca, manufaktur) atau konsumen, Red) seharusnya diisi secara berkala setiap tahun sesuai aturan yang berlaku. Selain berfungsi sebagai stok pengamanan pantai, keberadaan stockpile juga penting untuk mencegah genangan air yang meluas serta menjaga ruang aktivitas sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat.
“Stockpile itu sekarang di Mertasari justru jadi kolam. Harusnya diisi setiap tahun karena itu bagian dari pengamanan pantai Bali. Kalau dibiarkan, bisa menimbulkan genangan luas dan mempersempit kegiatan kebudayaan,” tegasnya.
Dia menyebut, kawasan Mertasari selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, seperti bermain layang-layang, upacara Melasti, hingga panglukatan pada hari-hari tertentu seperti Hari Saraswati. Oleh karena itu, Wandhira meminta kejelasan rencana teknis dari instansi terkait, khususnya Kementerian PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Pantai adalah aset Bali. Kami berharap dinas terkait, baik PUPR maupun BWS, memiliki gambaran teknis yang jelas tentang apa yang akan dilakukan dan kapan pengisian itu dilaksanakan,” ucap Wandhira.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Bali–Penida Gede Lanang Sunu Perbawa, menjelaskan bahwa stockpile pasir di Mertasari memang berfungsi sebagai cadangan pasir pemeliharaan pantai, khususnya untuk proyek Bali Beach Conservation Project (BBCP) Tahap I di kawasan Kuta, Sanur, dan Nusa Dua.
Menurutnya, pasir di Mertasari sebelumnya telah diambil pada 2022–2023 untuk penanganan abrasi Pantai Nusa Dua, Tanjung Benoa, serta sebagian Pantai Sanur. Pengambilan tersebut menyebabkan terbentuknya kubangan yang kini terlihat di kawasan Mertasari.
“Fungsi stockpile itu memang untuk cadangan pasir pengamanan pantai. Kemarin pasirnya diambil untuk penanganan abrasi di Nusa Dua dan sebagian Sanur. Sekarang memang tersisa kubangan,” kata Lanang.
Dia menambahkan, pengisian kembali stockpile Mertasari akan dilakukan setelah rampungnya kegiatan pengisian dan penataan pasir di Pantai Kuta. Pasalnya, sumber pasir yang digunakan harus memiliki karakteristik yang sama agar tidak memengaruhi warna dan kualitas pantai tujuan.
( red)

























