BALI – Denpasar,Surya Indonesia. Net – Pada hari Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 09.00 Wita, dilakukan kegiatan peninjauan lokasi perbaikan jembatan di Banjar Pengiasan Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat. Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., yang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar dalam rangka melaksanakan program pemerintah pusat yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), yaitu perbaikan jembatan penyebrangan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Turut hadir dalam kegiatan peninjauan lokasi tersebut antara lain Pasi Ter 1611/Badung, Danramil 1611-07/Denbar, Kabid Dinas PU Kota Denpasar, Babinsa Denpasar Barat, Kadus Banjar Pengiasan, serta Kadus Banjar Buagan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menangani permasalahan infrastruktur yang berdampak pada aktivitas masyarakat setempat.
Rombongan tiba di lokasi jembatan Pulau Bias dan disambut langsung oleh Kadus Banjar Pengiasan. Jembatan ini terletak di depan Pura Bias dan berperan sebagai jalan penghubung antara Banjar Pengiasan dengan Banjar Monang Maning. Sebagai akses utama bagi pejalan kaki masyarakat sekitar, jembatan tersebut pernah rubuh akibat banjir pada tahun 2019 dan hingga kini belum dapat beroperasi secara optimal.
Selain jembatan Pulau Bias, rombongan juga meninjau lokasi jembatan Banjar Buagan. Jembatan ini menjadi penghubung antara Banjar Buagan dengan Jalan Imam Bonjol dan digunakan secara aktif oleh pejalan kaki masyarakat setempat. Kerusakan pada jembatan ini terjadi akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada tanggal 10 September 2025, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan segera.
Dalam peninjauan ini, Dandim Kolonel I Putu Tangkas Wiratawan mengungkapkan, “bahwa meninjauan lokasi perbaikan kedua jembatan yang rusak akibat banjir bandang di wilayah Denpasar Barat, yang memiliki tujuan utama untuk melaksanakan program pemerintah pusat (Mendagri) mengenai perbaikan jembatan penyebrangan yang tidak layak pakai akibat dampak bencana alam. Adapun program ini diharapkan dapat memulihkan akses mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi serta sosial di daerah tersebut.” ujar Dandim 1611 Badung.
Selama peninjauan, Komandan Kodim 1611/Badung bersama pihak Dinas PU juga melakukan koordinasi intensif dengan Babinsa dan perangkat desa terkait. Tujuan koordinasi ini adalah untuk memastikan bahwa kegiatan peninjauan berjalan sesuai rencana dan perbaikan jembatan dapat tepat sasaran sesuai dengan kebijakan serta harapan pemerintah pusat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
( red)

























