Suryaindonesia.mer
BITUNG — Upaya penataan kembali Pasar Kanopi terus berprogres setelah Perumda Pasar Kota Bitung menggelar pertemuan lanjutan bersama para pedagang pada Sabtu, 29 November 2025. Dalam forum tersebut, pedagang dan jajaran Perumda kembali menyatukan persepsi terkait rencana pembangunan kanopi baru yang kini memasuki tahap koordinasi teknis.
Sejumlah pedagang memanfaatkan pertemuan untuk meminta kejelasan lebih rinci mengenai desain, ukuran, serta spesifikasi fasilitas yang kelak mereka tempati. Mereka menilai informasi yang tercantum pada papan proyek masih belum menggambarkan keseluruhan konsep bangunan, sehingga penjelasan teknis dianggap penting sebelum mereka melakukan pembongkaran lapak.
Direktur Utama Perumda Pasar, Ramlan Mangkialo, menegaskan bahwa penataan Pasar Kanopi akan berjalan berdasarkan dokumen resmi dan bersifat transparan. Ia memastikan bahwa pedagang yang memiliki hak dan masih aktif berjualan akan tetap mendapatkan tempat pada fasilitas baru, lengkap dengan berita acara dan dasar penempatan yang sah.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional Perumda Pasar, Vani Kaunang, menyampaikan bahwa pembangunan kanopi merupakan program Pemerintah Kota Bitung yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Perumda Pasar, kata Vani, berperan menjaga alur komunikasi agar aspirasi pedagang dapat disampaikan langsung pada instansi pelaksana.
“Setiap masukan dari pedagang kami catat dan teruskan. Koordinasi dua arah menjadi kunci agar penataan pasar tidak menimbulkan perbedaan informasi,” ujarnya.
Ramlan kembali mengajak seluruh pedagang untuk memantau proses pembangunan nanti. Menurutnya, pengawasan bersama akan membantu memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan standar serta kebutuhan pasar.
Hasil diskusi kali ini menyepakati bahwa pedagang bersedia menertibkan lapak masing-masing setelah menerima surat kesepakatan resmi antara Perumda Pasar dan pedagang Pasar Kanopi. Kesepakatan tersebut menjadi dasar untuk memulai proses penataan tahap berikutnya.
Pertemuan ditutup dengan pesan bahwa dialog terbuka akan terus digelar di seluruh pasar. Perumda Pasar menilai pendekatan partisipatif seperti ini sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif dan memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai harapan pedagang. (SM)





















