Breaking News

Manajer Keuangan Mall Mewah di Denpasar Gelapkan Rp 661 Juta, Nyaris Kabur ke Thailand.

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar , Surya indonesia.net – Kasus mencengangkan mengguncang dunia retail Bali! Seorang Finance & Accounting Manager di sebuah mall besar kawasan Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, nekat menggelapkan uang perusahaan hingga mencapai Rp 661,1 juta.

Pelakunya, Robby Putra Syamsuar (35) asal Padang Panjang, Sumatera Barat, tega menguras uang hasil penjualan tunai perusahaan selama 19 hari, dari 16 Agustus hingga 3 September 2025.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi mengungkap, uang yang seharusnya disetorkan ke rekening perusahaan justru disikat sedikit demi sedikit oleh Robby untuk kepentingan pribadinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Modusnya, tersangka mengambil uang hasil penjualan tunai di berangkas kasir setiap hari, tapi tidak disetorkan ke perusahaan,” jelas Kompol Laksmi.

Tak tanggung-tanggung, uang hasil kejahatan itu digunakan Robby untuk membeli HP baru di Samsung Store Beachwalk, bahkan sempat berencana kabur ke Thailand pada 5 September 2025!

Namun rencananya gagal total. Polisi yang bergerak cepat berhasil melacak keberadaannya di Sleman, Yogyakarta. Robby akhirnya diringkus di sebuah warung makan pada Kamis (11/9) dini hari, lalu langsung dibawa kembali ke Bali.

Teman pelaku, berinisial ZM, juga mengaku sempat diminta membuat rekening bank yang kemudian dipakai Robby untuk menampung hasil uang curian.

Ironisnya, meski bergaji belasan juta per bulan, Robby mengaku tergoda karena gaya hidup konsumtif dan tekanan ekonomi pribadi. Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Robby dijerat Pasal 374 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

( red )

Berita Terkait

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal
Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim
Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!
Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial
Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.
Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi
Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan
Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:18 WIB

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal

Senin, 2 Maret 2026 - 22:15 WIB

Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!

Senin, 2 Maret 2026 - 18:50 WIB

Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial

Senin, 2 Maret 2026 - 18:47 WIB

Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.

Senin, 2 Maret 2026 - 18:43 WIB

Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi

Senin, 2 Maret 2026 - 13:31 WIB

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:01 WIB

Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terbaru