Breaking News

BPOM Juga Terkesan Ikut Bungkam Skandal Peredaran Skincare Ilegal di Jember

Senin, 29 September 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, suryaindonesia.net,- Skandal peredaran skincare ilegal di Kabupaten Jember semakin menyeruak.

Setelah dua oknum anggota Polres Jember dikabarkan menjadi beking bisnis haram milik Ayana, kini sorotan publik mengarah pada Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Jember yang dinilai pasif dan seolah memilih bungkam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari Balai POM Jember terkait temuan skincare ilegal yang terungkap melalui investigasi memoonline.co.id. Padahal, lembaga ini memiliki mandat penuh dalam pengawasan peredaran obat dan kosmetik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai POM Jember, Benny Hendrawan Prabowo, terakhir kali merespons pada Kamis, 18 September lalu.

Ia berjanji akan menindaklanjuti informasi dengan penelusuran lapangan, dan jika terbukti ada pelanggaran, tindakan hukum akan ditempuh bersama aparat penegak hukum.

Namun janji itu tinggal janji. Saat wartawan kembali meminta klarifikasi pada 20 September, tidak ada jawaban.

Upaya mendatangi kantor Balai POM Jember pada 22 September pun sia-sia—Benny beralasan tengah berada di Jakarta untuk urusan kantor pusat.

Hingga kini, pertanyaan tentang kapan ia kembali ke Jember pun tak kunjung dibalas.

Sikap ini memicu kecurigaan publik.

“Kalau polisi diam, BPOM juga diam, lalu siapa yang melindungi konsumen? Jangan-jangan ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi,” tegas seorang pegiat perlindungan konsumen di Jember.

Isu dugaan adanya aliran dana besar untuk meredam pengawasan kian menguat.

Informasi yang beredar menyebutkan, pemilik usaha skincare ilegal tersebut telah menggelontorkan dana ratusan juta rupiah demi ‘mengamankan’ bisnisnya.

Namun, strategi itu gagal menutup sorotan media dan kemarahan publik.

Kini, desakan agar aparat penegak hukum dan BPOM turun tangan semakin menguat.

Masyarakat menanti langkah tegas, bukan sekadar janji, untuk menghentikan peredaran produk ilegal sekaligus membuktikan bahwa negara benar-benar hadir melindungi konsumen.( Red).

Berita Terkait

Mobil Sewa untuk Kegiatan MBG Diduga Digadaikan Rp40 Juta, Korban Rugi Ratusan Juta
Iringi Ambulans dari Juanda, Warga Sampang Dipalak Preman Rp3 Juta dan Dihajar di Sedati, MADAS Sedarah Bergerak
Kapolsek Bungkam, Arena Judi Sabung Ayam di Kutalimbaru Beroperasi Bebas Tanpa Hambatan
Polda Jatim Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan
Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas
KCBI: Skandal BUMDes Gandoang, Hasil Penjualan Ayam Diduga Masuk Rekening Misterius!
Pelaku Spesialis Curi Pompa Air Sawah Asal Ngawi Dibekuk Polisi Magetan
Polsek Pancur Batu Gerebek Sarang Narkoba, Dua Pengguna Sabu Ditangkap dan Barak Dibakar

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:52 WIB

Mobil Sewa untuk Kegiatan MBG Diduga Digadaikan Rp40 Juta, Korban Rugi Ratusan Juta

Minggu, 19 April 2026 - 12:55 WIB

Iringi Ambulans dari Juanda, Warga Sampang Dipalak Preman Rp3 Juta dan Dihajar di Sedati, MADAS Sedarah Bergerak

Sabtu, 18 April 2026 - 16:03 WIB

Kapolsek Bungkam, Arena Judi Sabung Ayam di Kutalimbaru Beroperasi Bebas Tanpa Hambatan

Jumat, 17 April 2026 - 13:19 WIB

Polda Jatim Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 13:12 WIB

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 07:42 WIB

KCBI: Skandal BUMDes Gandoang, Hasil Penjualan Ayam Diduga Masuk Rekening Misterius!

Rabu, 15 April 2026 - 16:47 WIB

Pelaku Spesialis Curi Pompa Air Sawah Asal Ngawi Dibekuk Polisi Magetan

Rabu, 15 April 2026 - 04:59 WIB

Polsek Pancur Batu Gerebek Sarang Narkoba, Dua Pengguna Sabu Ditangkap dan Barak Dibakar

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Babinsa Pedungan Atensi Pengamanan dan Monitoring di TPA Suwung

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:51 WIB