Breaking News

Pebisnis Kecantikan Skincare Ilegal “AYN” di Jember Kelimpungan, Gelontorkan Uang Untuk Meredam Pemberitaan

Sabtu, 27 September 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, suryaindonesia.net,- Upaya pemilik skincare ilegal berinisial AYN di Jember untuk meredam pemberitaan berujung sia-sia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, AYN sudah menggelontorkan hampir Rp100 juta, diduga kepada oknum anggota Polres Jember melalui perantara dengan maksud agar pemberitaan soal bisnis gelapnya bisa “diamankan”.

Namun, uang pengaman itu tak mampu menghentikan sorotan media. Publikasi mengenai peredaran skincare ilegal justru makin marak dan luas di berbagai platform.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belakangan, AYN dikabarkan berencana menarik kembali uang tersebut lewat orang kepercayaannya.

Langkah itu diduga diambil lantaran kesal upaya penghentian pemberitaan yang dijanjikan oknum aparat tak kunjung membuahkan hasil.

Kondisi ini membuat sang bos skincare ilegal semakin kelimpungan menghadapi derasnya sorotan publik.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan peredaran produk kecantikan ilegal di Jember yang kian mengkhawatirkan.

Selain merugikan konsumen, muncul pula dugaan adanya praktik “main mata” dengan oknum aparat dalam melindungi bisnis ilegal tersebut.

Sebelumnya, Yana—pemilik Ayana Store yang terafiliasi dengan akun Wb.glow, penjual kosmetik ilegal di marketplace daring—juga bikin ulah.

Gerah bisnis gelapnya terus diberitakan, ia sempat melontarkan pernyataan bahwa tokonya telah “dibeli” oknum polisi.

Tak hanya itu, Yana bahkan nekat menebar ancaman pembunuhan terhadap wartawan melalui akun Facebook Ayana Grosir Jember pada 18 September 2025.

Unggahan bernada ancaman itu disertai gambar celurit dan komentar intimidatif seperti: “Tak tebas gulune pas wkwkwk” (Artinya: “Langsung gorok lehernya wkwkwk.”).

Postingan tersebut belakangan dihapus, namun sempat ramai dibicarakan di media sosial.

Sorotan terhadap praktik bisnis skincare ilegal di Jember pun kian kuat, terlebih setelah berbagai pernyataan kontroversial dan dugaan keterlibatan oknum aparat mencuat ke publik. ( Red).

Berita Terkait

Mobil Sewa untuk Kegiatan MBG Diduga Digadaikan Rp40 Juta, Korban Rugi Ratusan Juta
Iringi Ambulans dari Juanda, Warga Sampang Dipalak Preman Rp3 Juta dan Dihajar di Sedati, MADAS Sedarah Bergerak
Kapolsek Bungkam, Arena Judi Sabung Ayam di Kutalimbaru Beroperasi Bebas Tanpa Hambatan
Polda Jatim Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan
Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas
KCBI: Skandal BUMDes Gandoang, Hasil Penjualan Ayam Diduga Masuk Rekening Misterius!
Pelaku Spesialis Curi Pompa Air Sawah Asal Ngawi Dibekuk Polisi Magetan
Polsek Pancur Batu Gerebek Sarang Narkoba, Dua Pengguna Sabu Ditangkap dan Barak Dibakar

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:52 WIB

Mobil Sewa untuk Kegiatan MBG Diduga Digadaikan Rp40 Juta, Korban Rugi Ratusan Juta

Minggu, 19 April 2026 - 12:55 WIB

Iringi Ambulans dari Juanda, Warga Sampang Dipalak Preman Rp3 Juta dan Dihajar di Sedati, MADAS Sedarah Bergerak

Sabtu, 18 April 2026 - 16:03 WIB

Kapolsek Bungkam, Arena Judi Sabung Ayam di Kutalimbaru Beroperasi Bebas Tanpa Hambatan

Jumat, 17 April 2026 - 13:19 WIB

Polda Jatim Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 13:12 WIB

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 07:42 WIB

KCBI: Skandal BUMDes Gandoang, Hasil Penjualan Ayam Diduga Masuk Rekening Misterius!

Rabu, 15 April 2026 - 16:47 WIB

Pelaku Spesialis Curi Pompa Air Sawah Asal Ngawi Dibekuk Polisi Magetan

Rabu, 15 April 2026 - 04:59 WIB

Polsek Pancur Batu Gerebek Sarang Narkoba, Dua Pengguna Sabu Ditangkap dan Barak Dibakar

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Babinsa Pedungan Atensi Pengamanan dan Monitoring di TPA Suwung

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:51 WIB