Breaking News

KPK Periksa 7 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim, Diduga Rugikan Negara Hingga Triliunan Rupiah

Selasa, 15 Juli 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar/suryaindonesia.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Jawa Timur. Pada Selasa, 15 Juli 2025, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi di Kantor Polres Blitar Kota.

Kasus ini berkaitan dengan penyaluran dana hibah Pokmas yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022. Lima dari tujuh saksi merupakan aparatur desa dan dusun di wilayah Jatim. Mereka adalah: Komarudin, Kepala Dusun Jeding, Kecamatan Sanankulon, Kateno, Kepala Desa Penataran, Suparman, Kepala Desa Candirejo,Yunianto, Kepala Dusun Kalicilik Candirejo dan Sodikin, Kepala Desa Bangsri

Dua saksi lainnya berasal dari kalangan swasta, yakni Bagas Aji Priambodo dan Muhammad Farhat Habibulloh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan dilakukan hari ini, Selasa (15/7), terkait dugaan TPK pada pengurusan dana hibah Pokmas dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2021–2022,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan.

Sebelumnya, KPK mengungkap potensi kerugian negara dalam kasus dana hibah Pokmas ini mencapai angka triliunan rupiah. Hal itu disampaikan Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada 17 Juli 2024.

“Kerugiannya besar, saya sudah singgung sedikit, sekitar triliunan rupiah untuk pokir ini,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, nilai total dana pokok pikiran (pokir) yang diajukan oleh kelompok masyarakat melalui anggota DPRD Jatim diperkirakan mencapai Rp1 hingga Rp2 triliun, dengan jumlah pengajuan mencapai lebih dari 14 ribu titik.

Setiap kelompok masyarakat umumnya menerima Rp200 juta untuk proyek pembangunan desa seperti jalan, selokan, atau infrastruktur kecil lainnya. Namun, KPK menemukan indikasi bahwa nilai proyek sengaja dipecah agar berada di bawah batasan pengadaan langsung, yakni Rp200 juta.

“Nilainya dipecah-pecah agar tetap di bawah Rp200 juta. Proyeknya macam-macam, seperti pembangunan jalan dan saluran air di desa,” jelas Asep.

Lebih lanjut, KPK juga menemukan indikasi praktik suap dalam pencairan dana hibah Pokmas. Modus yang digunakan melibatkan koordinator kelompok masyarakat yang menyetor ‘ijon’ kepada oknum anggota DPRD Jatim. Potongan fee rata-rata 20 persen dari dana yang dicairkan.

“Kalau dari Rp200 juta, berarti diminta potongan sekitar Rp40 juta,” beber Asep.

KPK sebelumnya telah menetapkan 21 tersangka baru dalam pengembangan kasus korupsi pengurusan dana hibah Pokmas dari APBD Jatim tahun anggaran 2019–2022. Para tersangka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mantan pimpinan DPRD, kepala desa, pengurus partai politik, hingga pihak swasta.

Berita Terkait

Polda Sumut Ungkap 603 Kasus Narkoba: 829 Tersangka, 473 Kg Sabu dan Ratusan Ribu Pil Disita
Korban KDRT di Laporkan Balik: Kuasa Hukum Sebut Upaya Putar Balik Fakta!
Forkopimda Tanjungbalai, Asahan dan Batubara Apresiasi Pengungkapan Narkoba oleh Polda Sumut
Vonis 10 Tahun dan UP 797 M, Akuang Tak Ditahan Hakim, Koperasi STM Diduga Masih Panen Sawit di Hutan Negara, Kastel Langkat: Dititip ke BKSDA
Polres Bangkalan Berhasil Amankan DPO Curanmor
Peduli Kaum Rentan Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka KDRT yang Sempat Viral di Medsos
DPP KAMPUD Gelar Penyuluhan, KASIDATUN Bambang Irawan dan Kepala OMBUDSMAN Lampung Nur Rakhman Yusuf Jadi Narasumber
Razia Kos-kosan di Kertosono, Polres Nganjuk Pastikan Tidak Ada Praktik Prostitusi

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:00 WIB

Polda Sumut Ungkap 603 Kasus Narkoba: 829 Tersangka, 473 Kg Sabu dan Ratusan Ribu Pil Disita

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:56 WIB

Korban KDRT di Laporkan Balik: Kuasa Hukum Sebut Upaya Putar Balik Fakta!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 00:30 WIB

Forkopimda Tanjungbalai, Asahan dan Batubara Apresiasi Pengungkapan Narkoba oleh Polda Sumut

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 00:20 WIB

Vonis 10 Tahun dan UP 797 M, Akuang Tak Ditahan Hakim, Koperasi STM Diduga Masih Panen Sawit di Hutan Negara, Kastel Langkat: Dititip ke BKSDA

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:40 WIB

Polres Bangkalan Berhasil Amankan DPO Curanmor

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:18 WIB

Peduli Kaum Rentan Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka KDRT yang Sempat Viral di Medsos

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:06 WIB

DPP KAMPUD Gelar Penyuluhan, KASIDATUN Bambang Irawan dan Kepala OMBUDSMAN Lampung Nur Rakhman Yusuf Jadi Narasumber

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:11 WIB

Razia Kos-kosan di Kertosono, Polres Nganjuk Pastikan Tidak Ada Praktik Prostitusi

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI

Minggu, 31 Agu 2025 - 09:08 WIB