Breaking News

DPRD Soroti Zonasi PPDB Padang yang Tak Adil Bagi Siswa Berprestasi

Minggu, 29 Juni 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PADANG, SURYA INDONESIA, – Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Padang kembali menuai kritik tajam dari kalangan legislatif.

Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif, menilai kebijakan berbasis domisili yang diterapkan saat ini tidak berpihak kepada siswa-siswa berprestasi, khususnya mereka yang tinggal jauh dari sekolah negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa pendekatan zonasi tanpa mempertimbangkan kondisi geografis dan potensi akademik siswa hanya akan menciptakan ketidakadilan baru dalam dunia pendidikan.

“Jika memang domisili dijadikan acuan, mestinya harus melalui pengkajian yang jelas. Kan tidak semua daerah memiliki sekolah negeri. Ini sama saja dinas pendidikan tidak paham tentang penerapan sistem domisili itu,” ujar Latif, Minggu (29/6/2025).

Latif menyoroti bahwa Kota Padang memiliki banyak wilayah pinggiran yang belum terjangkau fasilitas pendidikan negeri. Oleh karena itu, menurutnya, kebijakan zonasi semestinya tidak diterapkan secara kaku dan harus mampu menyesuaikan diri dengan realitas sosial serta geografis masyarakat.

Selain soal zonasi, Latif juga menyoroti buruknya sistem pendaftaran online yang justru menjadi beban baru bagi masyarakat.

Ia menyebut situs pendaftaran kerap bermasalah, sulit diakses, dan memiliki prosedur yang terlalu rumit, sehingga menghambat proses pendaftaran yang seharusnya berlangsung mudah dan cepat.

“Semestinya, pendaftaran secara online itu memberikan kemudahan, bukan malah menambah beban,” tegasnya.

Menghadapi berbagai keluhan masyarakat, Latif mengajak warga untuk aktif melaporkan setiap bentuk ketimpangan yang terjadi dalam proses PPDB.

Ia menegaskan bahwa DPRD siap menampung dan meneruskan laporan tersebut secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kota Padang untuk ditindaklanjuti.

“Kalau ada ketimpangan, jangan diam. Laporkan. Supaya bisa kita kawal dan tindaklanjuti secara serius,” katanya.

Sebagai langkah perbaikan, Latif mendesak Pemerintah Kota Padang dan Dinas Pendidikan melakukan evaluasi total terhadap mekanisme PPDB, termasuk peninjauan ulang sistem zonasi dan perbaikan sistem daring.

Ia juga mendorong agar dibuka jalur khusus bagi siswa-siswa berprestasi, tanpa mempersoalkan domisili mereka.

“Anak-anak pintar, yang punya nilai tinggi dan prestasi, harusnya diberi ruang untuk berkembang. Jangan sampai mereka dikorbankan hanya karena tempat tinggal mereka jauh dari sekolah favorit,” pungkasnya.

Latif berharap sistem pendidikan di Kota Padang dapat lebih berpihak pada keadilan akses dan kemajuan siswa, bukan sekadar mengikuti aturan administratif yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. ***)

Berita Terkait

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas
SMPN 1 Jenggawah Torehkan Siswa Berprestasi yang Berlandaskan Iman dan Taqwa
Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura
Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Beri Solusi Terhadap Permasalahan Sampah di Bali
Buntut Tudingan Narkoba terhadap Pesantren,Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa: Marwah Ulama Harga Mati
Panglima Brigade Persatuan Nasional Dokter Andre Yulius: Gelorakan Hastag #DokterAndreBersamaPrabowo, Prabowo Berhasil Swasembada Pangan dan Energi adalah Perekat Bangsa
MUSCAB/MUSYAWARAH PARTAI KEBANGKITAN BANGSA ( PKB ) DPC KAB MAGETAN TAHUN 2026
Madas Sidoarjo Siagakan Ambulans Gratis 24 Jam, Solusi Cepat Transportasi Medis Warga

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:19 WIB

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 12:01 WIB

SMPN 1 Jenggawah Torehkan Siswa Berprestasi yang Berlandaskan Iman dan Taqwa

Selasa, 14 April 2026 - 18:39 WIB

Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Beri Solusi Terhadap Permasalahan Sampah di Bali

Minggu, 12 April 2026 - 10:39 WIB

Buntut Tudingan Narkoba terhadap Pesantren,Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa: Marwah Ulama Harga Mati

Sabtu, 11 April 2026 - 13:37 WIB

Panglima Brigade Persatuan Nasional Dokter Andre Yulius: Gelorakan Hastag #DokterAndreBersamaPrabowo, Prabowo Berhasil Swasembada Pangan dan Energi adalah Perekat Bangsa

Sabtu, 4 April 2026 - 13:13 WIB

MUSCAB/MUSYAWARAH PARTAI KEBANGKITAN BANGSA ( PKB ) DPC KAB MAGETAN TAHUN 2026

Kamis, 2 April 2026 - 21:56 WIB

Madas Sidoarjo Siagakan Ambulans Gratis 24 Jam, Solusi Cepat Transportasi Medis Warga

Berita Terbaru