Breaking News

Sepekan Operasi Pekat Premanisme, Polres Serang Amankan 66 Preman

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, Surya indonesia.net – Polres Serang dan Polsek jajaran mengamankan 66 preman selama sepekan Operasi Pekat Premanisme. Sebagian besar dari para pelaku premanisme tersebut adalah oknum anggota ormas.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menerangkan, dari jumlah tersebut, 13 di antaranya diproses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pengancaman, kepemilikan senjata, tindak kekerasan, serta penipuan terhadap pencari kerja di sejumlah perusahaan.

“Sejak dimulainya Operasi Pekat Premanisme pada 1 Mei kemarin, sebanyak 66 pelaku berhasil kita amankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Serang. Sebagian besar adalah oknum ormas,” ujarnya, Kamis (8/5/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Condro menjelaskan bahwa 2 dari 13 tersangka diketahui terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“13 orang sudah diproses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan ada 2 pelaku terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Untuk yang narkoba masih kita kembangkan guna menangkap jaringannya,” jelasnya.

Terkait pelaku premanisme lainnya, ujar AKBP Condro, pihaknya telah memulangkan karena tidak memenuhi unsur pidana. Meski demikian, sebelum dipulangkan terlebih dahulu, mereka menjalani pesantren kilat dan siraman rohani di Masjid As-Salam dibawah bimbingan imam mesjid dan pengawasan Kapolres.

“Usai menjalani pesantren kilat, para pelaku premanisme, selanjutnya membuat pernyataan tertulis tidak akan lagi melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat. Dan diberi nasihat agar tidak bosan mencari pekerjaan yang layak agar mendapat penghasilan tetap untuk keluarga,” ungkapnya.

Kapolres mengatakan, operasi pemberantasan premanisme berkelanjutan sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol. Suyudi Ario Seto untuk mengatasi praktik premanisme yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional. Operasi pemberantasan preman ini dilakukan dengan penegakan hukum.

“Ini adalah upaya Polri dalam memberikan rasa aman, terutama bagi para pelaku usaha serta masyarakat,” ujarnya.

( ags )

Berita Terkait

Polres Badung Terima Supervisi Korbinmas Baharkam Polri, Dorong Optimalisasi Peran Bhabinkamtibmas
Polantas Menyapa dalam Pelayanan Publik
Polisi Sambangi Rumah Ditinggal para pemudik
Patroli Sat Samapta Polres Gianyar Pantau Simpang Aries, Situasi Terpantau Aman dan Kondusif
Bhabinkamtibmas Desa Suwat Sambangi Kantor Perbekel, Perkuat Sinergitas dengan Perangkat Desa
Patroli Dialogis Jaga Kamtibmas, Kapolsek Blahbatuh Temui Pengelola Akomodasi Wisata
Blue Light Patrol Polsek Blahbatuh, Hadirkan Penggelaran Personel Jaga Kamtibmas
Polres Gianyar Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Agung 2026 Melalui Latpraops

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:18 WIB

Polres Badung Terima Supervisi Korbinmas Baharkam Polri, Dorong Optimalisasi Peran Bhabinkamtibmas

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:16 WIB

Polantas Menyapa dalam Pelayanan Publik

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:14 WIB

Polisi Sambangi Rumah Ditinggal para pemudik

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:12 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Gianyar Pantau Simpang Aries, Situasi Terpantau Aman dan Kondusif

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:11 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Suwat Sambangi Kantor Perbekel, Perkuat Sinergitas dengan Perangkat Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:07 WIB

Blue Light Patrol Polsek Blahbatuh, Hadirkan Penggelaran Personel Jaga Kamtibmas

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:05 WIB

Polres Gianyar Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Agung 2026 Melalui Latpraops

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:04 WIB

Polmas Satpolairud Polres Gianyar Sambangi Juru Parkir Pantai Lebih, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Polantas Menyapa dalam Pelayanan Publik

Rabu, 11 Mar 2026 - 19:16 WIB

Serba-Serbi

Polisi Sambangi Rumah Ditinggal para pemudik

Rabu, 11 Mar 2026 - 19:14 WIB