Breaking News

F-MPB Minta Pemkab Blitar Tindak Tegas Dugaan Perselingkuhan Oknum Perangkat Desa Ponggok

Rabu, 7 Mei 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar,suryaindonesia.net – Mencuatnya dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan oknum perangkat desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, menuai keprihatinan serius dari berbagai kalangan. Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Blitar (F-MPB), Adv. Haryono, S.H., M.H., secara tegas menyampaikan pernyataan sikap dan menyerukan penanganan yang serius, transparan, dan berkeadilan terhadap kasus tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Haryono menjelaskan bahwa dugaan perselingkuhan ini melibatkan oknum Kamituwo Dusun Sumbernanas dengan seorang perempuan berinisial MA, yang diketahui juga bekerja di lingkungan pemerintahan desa setempat. Tragisnya, hubungan gelap ini telah berujung pada perceraian masing-masing pasangan rumah tangga yang terdampak, sehingga menimbulkan gejolak sosial dan menjadi sorotan tajam masyarakat.

“Peristiwa ini bukan hanya melukai nilai-nilai moral dan etika masyarakat desa, tetapi juga mencoreng martabat institusi pemerintahan desa yang seharusnya menjadi teladan,” ujar Haryono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kondisi tersebut, F-MPB menyampaikan tiga poin sikap:

1.Mendesak Pemerintah Desa Ponggok serta Pemerintah Kabupaten Blitar**, melalui Camat Ponggok dan Bupati Blitar, untuk segera menindaklanjuti kasus ini secara serius, transparan, dan akuntabel.

2.Meminta Inspektorat Daerah dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)** agar segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran norma kesusilaan dan kode etik aparatur desa oleh yang bersangkutan.

3.Menuntut penjatuhan sanksi tegas, apabila terbukti melakukan pelanggaran, sesuai dengan Pasal 51 huruf c dan e UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang melarang perangkat desa menyalahgunakan wewenang dan melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat;

Pasal 52 ayat (2) UU No. 6 Tahun 2014, yang menyebutkan bahwa perangkat desa dapat diberhentikan apabila melanggar larangan,Permendagri No. 67 Tahun 2017 Pasal 5 huruf e, yang memuat larangan-larangan etis bagi perangkat desa.

Di akhir pernyataannya, Haryono mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Mari bersama-sama menjaga ketertiban, mendukung proses penegakan hukum dan etika, serta mengawal marwah pemerintahan desa agar tetap bersih dan bermartabat,” tutupnya.

Berita Terkait

Kapolres Gianyar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Laga Bali United FC Vs Arema FC
KRYD Pasca Ops Lilin, Personel Jaga Kondusivitas di Kawasan Pura Ulun Danu
Terjaminnya Kenyamanan Peribadatan Umat Kristiani, Sat Samapta Laksanakan Pengamanan di Gereja Marga Rahayu Bangli
Pengamanan Humanis, Lalu Lintas Kondusif Satgas Kamsel Pastikan Stabilitas Pasca Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Bangli
Kapolres Gianyar Gelar Program Minggu Kasih di Gereja GPIB Ebenhaezer, Serahkan Bingkisan Sembako
Polres Gianyar Amankan Keramas Run 2026, Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar
Balita 1,5 Tahun yang Hilang di Pasuruan Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terperosok ke Gorong-gorong
Generasi Muda LDII Jakarta Utara Gelar Pengajian Akhir Tahun: Muhasabah Diri dan Kepedulian untuk Sumatera

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 07:19 WIB

Kapolres Gianyar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Laga Bali United FC Vs Arema FC

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:33 WIB

KRYD Pasca Ops Lilin, Personel Jaga Kondusivitas di Kawasan Pura Ulun Danu

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:13 WIB

Terjaminnya Kenyamanan Peribadatan Umat Kristiani, Sat Samapta Laksanakan Pengamanan di Gereja Marga Rahayu Bangli

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:11 WIB

Pengamanan Humanis, Lalu Lintas Kondusif Satgas Kamsel Pastikan Stabilitas Pasca Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Bangli

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:09 WIB

Kapolres Gianyar Gelar Program Minggu Kasih di Gereja GPIB Ebenhaezer, Serahkan Bingkisan Sembako

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:04 WIB

Balita 1,5 Tahun yang Hilang di Pasuruan Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terperosok ke Gorong-gorong

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:02 WIB

Generasi Muda LDII Jakarta Utara Gelar Pengajian Akhir Tahun: Muhasabah Diri dan Kepedulian untuk Sumatera

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:01 WIB

Balita 1,5 Tahun Dilaporkan Hilang di Pasuruan, Diduga Terperosok Gorong-gorong Menuju Sungai Gembong

Berita Terbaru