Breaking News

Bulog Jember Tolak Beli Gabah Kualitas Rusak

Rabu, 26 Maret 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, Surya Indonesia.Net- Muhammad Ade Saputra, Pimpinan cabang Bulog Jember menyatakan dengan tegas menolak pembelian gabah kualitas rusak. Dengan tingginya harga beli gabah kering panen dijadikan kesempatan oleh oknum penjual gabah dengan pengiriman gabah kualitas rusak untuk dijual di gudang Bulog Jember, sehingga berpotensi rugikan masyarakat Jember.

“Meski saat ini Bulog Jember membeli gabah kering panen secara any quality, tapi kita tetap menjaga kualitas gabah yang kita beli. Sebab jika kami membeli gabah kualitas rusak, maka akan berdampak merugikan masyarakat, karena gabah yang kita beli kemudian diolah menjadi beras akan kita salurkan kembali ke masyarakat,” ungkap M Ade Saputra, di RM Lestari Jember, Rabu malam (26/03/2025).

Ade juga mengimbau masyarakat dalam hal ini petani yang akan menjual gabah ke Bulog harus tetap menjaga kualitas. “Panenlah padi sesuai dengan jadwal panennya, sehingga saat kita proses penggilingan akan menghasilkan beras yang bagus, lalu kita jual lagi ke masyarakat,” tegas Ade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan terus mensosialisasikan kualitas gabah ini dengan Kodim 0824 melalui Babinsa dan PPL pertanian, agar kualitas gabah tetap bagus. Jangan sampai petani asal – asalan saat panen, belum waktunya panen sudah mereka panen, akhirnya masyarakat sendiri yang akan dirugikan jika kita membeli gabah kualitas rusak,” pungkasnya. (Nono).

Berita Terkait

Bazar Pengambilan Barang Bukti Sepeda Motor di Mapolrestabes Surabaya
Usung Fusi Heritage-Sporty, RM Jemani Spesial Gurami Resmi Beroperasi di Madiun
Tiga Srikandi Prades Purwosari Ngawi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Desa
Rapat Penyelesaian Konflik Agraria, Wamen Viva Yoga: Sinergi Pemerintah dan DPR Untuk Menuntaskan Sengketa Lahan
Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Kawal Prosesi Ngaben di Wilayah Dangin Puri Kelod
WAKAPOLRI BUKA STRATEGI DAN DINAMIKA PENANGANAN TPPO LEWAT PELUNCURAN dan BEDAH BUKU*
Belum genap sepekan dikerjakan, proyek jalan menuju Banjar Tebuana, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, mengalami longsor.
Pemerintah Kota Denpasar menerima hibah aset berupa tanah bangunan kantor pemerintah dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:04 WIB

Bazar Pengambilan Barang Bukti Sepeda Motor di Mapolrestabes Surabaya

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:20 WIB

Usung Fusi Heritage-Sporty, RM Jemani Spesial Gurami Resmi Beroperasi di Madiun

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:04 WIB

Tiga Srikandi Prades Purwosari Ngawi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:58 WIB

Rapat Penyelesaian Konflik Agraria, Wamen Viva Yoga: Sinergi Pemerintah dan DPR Untuk Menuntaskan Sengketa Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:45 WIB

Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Kawal Prosesi Ngaben di Wilayah Dangin Puri Kelod

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:20 WIB

WAKAPOLRI BUKA STRATEGI DAN DINAMIKA PENANGANAN TPPO LEWAT PELUNCURAN dan BEDAH BUKU*

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:12 WIB

Belum genap sepekan dikerjakan, proyek jalan menuju Banjar Tebuana, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, mengalami longsor.

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:10 WIB

Pemerintah Kota Denpasar menerima hibah aset berupa tanah bangunan kantor pemerintah dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Berita Terbaru