Breaking News

Sigap, Polisi bersama Warga Tangani Longsor di Ponorogo, Jalur Ngrayun-Jajar Kembali Lancar*

Sabtu, 11 Januari 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponorogo , Surya Indonesia.net –  Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Polsek Ngrayun kembali menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat.

Pada Rabu (8/1/2025) pukul 16.30 WIB, mereka bahu-membahu membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menutup akses jalur utama Ngrayun-Jajar akibat cuaca ekstrem.

Menurut AKP Joko Triyono, dua lokasi terdampak bencana tersebut berada di Dukuh Begem RT 01 RW 03 dan Dukuh Krajan RT 01 RW 04, Desa Ngrayun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pohon tumbang di Dukuh Begem dan material longsor di Dukuh Krajan menutup jalan utama. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ngrayun pada sore hari menjadi penyebab utama kejadian tersebut.

Sebuah rumpun bambu longsor di Dukuh Krajan, sementara pohon besar tumbang di Dukuh Begem, menyebabkan akses jalan utama Ngrayun-Jajar tertutup total.

Polsek Ngrayun, bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat sekitar, segera melakukan evakuasi.

Berkat kerja sama yang sigap dan solid, jalur tersebut berhasil dibuka kembali dalam waktu singkat.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan semua pihak yang terlibat sehingga jalur Ngrayun-Jajar sudah kembali bisa dilewati,” lanjut AKP Joko Triyono.

Sementara itu Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo mengatakan respon cepat ini menjadi bukti nyata komitmen jajarannya dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Harus cepat tanggap dan peduli dengan lingkungan sekitar, seperti turut membersihkan material longsor dan pohon tumbang ini,”ujarnya. (*)

Berita Terkait

Terpidana Militer Klaim Kooperatif Hadiri Panggilan Dua Kali, Namun Eksekusi 5 Bulan Penjara Tertunda Akibat Belum Ada Surat Sehat; LBH Lira Siap Ajukan PK
Jadi DPO Penganiayaan Bersama-sama, LS Ternyata Residivis, Kini Dilaporkan Kasus Penyebaran Berita Bohong
Sinergitas Pengelolaan Hutan di Ngawi, Kapolres Terima Kunjungan Direktur KHDTK UGM
Bank Syariah Annisa Mukti Berikan Pembekalan Literasi dan Edukasi Keuangan Syariah Kepada Ibu PKK di Perumahan Jaya Regency 
Proyek PIC Diduga Gunakan Material Tanah Timbun Ilegal, Dirkrimsus Polda Bungkam
Ida Pandita Rsi Acarya Swi Rarendra Maha Dharma Tekankan Makna Spiritual Nyepi dalam Dharma Santi Caka 1948 di Gria Sempidi
Dharma Santi Nyepi Caka 1948 di Gria Sempidi, Perkuat Simakrama dan Kebersamaan Umat
Serda Yulius Marianus: Bebas Tanpa Narkoba, Sosialisasi Tanamkan Kesadaran Sejak Sekolah Dasar  

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:25 WIB

Terpidana Militer Klaim Kooperatif Hadiri Panggilan Dua Kali, Namun Eksekusi 5 Bulan Penjara Tertunda Akibat Belum Ada Surat Sehat; LBH Lira Siap Ajukan PK

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:19 WIB

Jadi DPO Penganiayaan Bersama-sama, LS Ternyata Residivis, Kini Dilaporkan Kasus Penyebaran Berita Bohong

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:17 WIB

Sinergitas Pengelolaan Hutan di Ngawi, Kapolres Terima Kunjungan Direktur KHDTK UGM

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bank Syariah Annisa Mukti Berikan Pembekalan Literasi dan Edukasi Keuangan Syariah Kepada Ibu PKK di Perumahan Jaya Regency 

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:14 WIB

Proyek PIC Diduga Gunakan Material Tanah Timbun Ilegal, Dirkrimsus Polda Bungkam

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dharma Santi Nyepi Caka 1948 di Gria Sempidi, Perkuat Simakrama dan Kebersamaan Umat

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:20 WIB

Serda Yulius Marianus: Bebas Tanpa Narkoba, Sosialisasi Tanamkan Kesadaran Sejak Sekolah Dasar  

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:18 WIB

Patroli Dialogis Babinsa Jagapati, Ajak Warga Peduli Keamanan Lingkungan  

Berita Terbaru