Breaking News

Dimintai Uang 25 Juta, Budi Gagal Jadi Kepling

Sabtu, 11 Januari 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, SURYA INDONESIA, – Budi Halomoan Siregar (31) salah satu Calon Kepala Lingkungan (Kepling) merasa kecewa terhadap panitia pemilihan Kepling di Lingkungan XI, Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.

Pasalnya Budi gagal ikut ujian pemilihan Kepling karena tidak mampu memberikan sejumlah uang kepada Lurah Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Sintong Sagala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di temui awak media,Jum’at (10/01/2025) siang, Budi menceritakan bahwa pada tanggal 15 Desember 2024 ia mendaftarkan diri sebagai Calon Kepling Lingkungan XI Kelurahan Tegal Sari Mandala II. Ia menyerahkan berkas pendaftaran kepada Sekretaris Kelurahan (Seklur) Fatimah Dalimunthe.

Beberapa hari kemudian Budi ditelepon oleh orang yang mengaku pegawai Kelurahan yang bernama Tengku Ary untuk diajak ketemu dengan Lurah di Cafe JM Futsal Jalan Menteng Raya /Pasar Merah Medan.

Sampai di cafe tersebut, Budi dihampiri pegawai Kelurahan dan meminta handphonenya. Budi terkejut. “Lho kenapa handphone saya diambil,” tanyanya.

Tanpa basa basi, pegawai Kelurahan langsung menghapus panggilan masuk di handphone tersebut, lalu Budi diajak ketemu Lurah yang sudah menunggu.

“Kamu yang mau jadi Kepling ya?,” ucap Lurah kepada Budi.

“Kamu tau kan pegawai kerja parit aja harus punya uang Rp15 juta. Jadi kamu dah tau la berapa untuk menjadi Kepling, kamu siapkan aja uangnya Rp.20jt sampai Rp25 jt,” kata Lurah.

Mendengar itu, Budi langsung terdiam. “Nanti la pak saya kompromi dulu dengan keluarga,” saud Budi.

Ia kaget karena Lurah langsung meminta uang untuk bisa meloloskannya menjadi Kepling.

Tak lama, Budi segera pulang sambil mengambil handphonenya yang ditahan pegawai Kelurahan tadi.

Hingga pada tanggal 3 Januari 2025, ia mendapat informasi dari calon Kepling lain kalau ujian Kepling telah selesai dan yang menjadi Kepling di Lingkungan XI adalah Laila Murni, yang merupakan Kepling sebelumnya.

“Saya gagal ikut ujian Kepling hanya gegara tidak sanggup memenuhi permintaan Lurah. Padahal hanya ada dua calon, saya dan Kepling sebelumnya,” tutur Budi kecewa.

Ia menilai pemilihan Kepling sangat tidak fair karena diwajibkan menyetor sejumlah uang kepada Lurah. Ia berharap ada tindakan tegas dari Walikota dan Camat Medan Denai atas tindakan Lurah Tegal Sari Mandala II.

Ia juga minta agar pemilihan Kepala Lingkungan XI dianulir dan dilakukan secara fair tanpa embel-embel upeti. (tim.red)

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
LP-KPK Bitung Soroti Sinergi dan Kinerja Kepala SMA Negeri 1 Girian dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Instruksi Dansatgas TMMD 127: Rumah Stimulan Harus Kuat dan Beri Manfaat Jangka Panjang
Tegaskan Aspek Keamanan, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib Kawal Ketat Progres Fisik TMMD ke-127
Dansatgas TMMD 127 Jembrana Instruksikan Satgas Prioritaskan Kualitas Fondasi Rumah Stimulan
IWAPI Dorong Anggota “Naik Kelas” Lewat Penguatan Digitalisasi dan Regenerasi
Sekwan Tak Pahami Aturan Reses, AMI Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Dana Reses dan Catering Fiktiv ke Kajati
Sinergi Polri dan Ulama, Kapolres Madiun Kukuhkan Dai Kamtibmas Periode 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:00 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:27 WIB

LP-KPK Bitung Soroti Sinergi dan Kinerja Kepala SMA Negeri 1 Girian dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:26 WIB

Instruksi Dansatgas TMMD 127: Rumah Stimulan Harus Kuat dan Beri Manfaat Jangka Panjang

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:25 WIB

Tegaskan Aspek Keamanan, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib Kawal Ketat Progres Fisik TMMD ke-127

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:36 WIB

IWAPI Dorong Anggota “Naik Kelas” Lewat Penguatan Digitalisasi dan Regenerasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:32 WIB

Sekwan Tak Pahami Aturan Reses, AMI Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Dana Reses dan Catering Fiktiv ke Kajati

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:06 WIB

Sinergi Polri dan Ulama, Kapolres Madiun Kukuhkan Dai Kamtibmas Periode 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:39 WIB

Al-Washliyah Tidak Pernah Mengajarkan Kadernya Bertindak Yang Menimbulkan Kemudharatan Dan Melanggar Hukum

Berita Terbaru