Breaking News

FMPK-AS: Larangan Kritik Bukti Pemerintahan Mulai Takut Pada Kebenaran

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, Surya Indonesia.net — Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) kembali bersuara lantang menanggapi dugaan larangan kritik yang disebut-sebut berasal dari lingkaran Prokopim Setdakab Aceh Singkil. Bagi organisasi mahasiswa itu, persoalan ini bukan sekadar perihal kliping atau aturan internal—ini sinyal jelas bahwa ada pejabat publik yang mulai alergi terhadap kenyataan.

Ketua FMPK-AS, M. Yunus, menegaskan bahwa pelarangan kritik merupakan tanda bahwa roda pemerintahan sedang bergerak ke arah yang keliru.
“Kalau pemerintah bekerja benar, mereka tidak perlu takut pada kritik. Orang yang alergi kritik biasanya menyadari ada sesuatu yang mereka tutupi,” ujar M. Yunus dalam rilis resminya.

Menurut FMPK-AS, upaya mengarahkan agar berita-berita bernada kritik tidak dimasukkan dalam kliping resmi pemerintah adalah tindakan yang usang, memalukan, dan jauh dari semangat transparansi.
“Ini bukan era kegelapan demokrasi. Ini tahun 2025. Masyarakat tidak bodoh, berita bisa diakses di mana saja. Menyensor kliping tidak akan membuat persoalan hilang, justru mempertelanjanginya,” tegas M. Yunus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FMPK-AS juga menilai alasan “kesepakatan awal tahun” yang digunakan Kabag Prokopim untuk membenarkan tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpahaman terhadap prinsip kerja pers.
“Jangan menjadikan nama wartawan sebagai tameng untuk tindakan keliru. Media yang sehat tidak akan pernah mau terlibat dalam penguburan kritik,” lanjutnya.

Lebih jauh, FMPK-AS menyoroti kondisi Aceh Singkil saat ini: banjir yang terus berulang, infrastruktur yang rusak parah, kelangkaan BBM, pelayanan publik yang amburadul, hingga koordinasi pemerintah yang sering lambat. Dalam situasi seperti itu, kata M. Yunus, kritik justru harus dibuka seluas-luasnya.
“Yang harus dibenahi itu kerja pemerintah, bukan suara rakyat. Jangan dibalik.”

Ia juga menyebut bahwa upaya membungkam kritik adalah cara paling mudah untuk membaca karakter sebuah kekuasaan.
“Ketika kritik disingkirkan, itu tanda ada pejabat yang mulai merasa dirinya raja kecil. Padahal jabatan itu amanah, bukan tameng untuk memoles citra.”

FMPK-AS menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam.
“Kalau ada pejabat yang risih dikritik, itu masalah pribadi mereka. Tapi jangan menggunakan institusi pemerintah untuk menutup-nutupi ketidakmampuan sendiri. Kami meminta Bupati Aceh Singkil turun tangan mengevaluasi siapa pun yang menganggap kritik sebagai musuh,” tegas M. Yunus.

Di akhir pernyataan, M. Yunus mengingatkan bahwa kritik adalah bagian penting dari demokrasi dan kontrol publik.
“Selama Aceh Singkil masih punya rakyat yang peduli, jangan pernah bermimpi kritik bisa dibungkam. Aceh Singkil bukan daerah yang bisa dikelola dengan menutup mata lalu berharap masalah hilang sendiri.” (Jamar)

Berita Terkait

Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter
TMMD Ke-128 Kodim 1615, Progres Sumur Bor Capai Lebih dari 50 Persen
Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter
Sinergi TNI dan Masyarakat Berjibaku membangun RTLH pada kegiatan non fisik TMMD ke 128 tahun 2026 di Desa Pempatan 
Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen
Pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan mencapai 80 persen.
Progres pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem capai 80 persen
Kegiatan Non Fisik TMMD ke 128 tahun 2026 Kodim 1623/Karangasem melaksanakan kegiatan RTLH di Banjar Dinas Putung,Desa Pempatan.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 06:38 WIB

Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:35 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 1615, Progres Sumur Bor Capai Lebih dari 50 Persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:32 WIB

Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:26 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Berjibaku membangun RTLH pada kegiatan non fisik TMMD ke 128 tahun 2026 di Desa Pempatan 

Senin, 4 Mei 2026 - 06:25 WIB

Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:21 WIB

Progres pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem capai 80 persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:19 WIB

Kegiatan Non Fisik TMMD ke 128 tahun 2026 Kodim 1623/Karangasem melaksanakan kegiatan RTLH di Banjar Dinas Putung,Desa Pempatan.

Senin, 4 Mei 2026 - 06:17 WIB

Melalui TMMD, Kodim 1623/Karangasem Bikin Lapangan Voli Untuk Ciptakan Masyarakat Sehat.

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:32 WIB