Breaking News

Angkat Potensi Produksi Batik Tirto Makmur Masyarakat Sumbermanjing Wetan

Senin, 22 September 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Malang | suryaindonesia.net || – Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang dikenal dengan potensi tebu dan kopi yang cukup signifikan.

Hasil pertanian diwilayah tersebut dipromosikan lewat motif batik. Pasalnya, batik tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan sosial dan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nurul Mufidah, seorang pengrajin batik Tirto Makmur Desa Argotirto Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang menjelaskan,motif batik  mencerminkan suatu wilayah karena letak geografis, budaya dan kondisi kehidupan masyarakat setempat.

“Untuk batik khas Sumbermanjing Wetan (Sumawe) kami desain dengan motif hasil bumi seperti kopi pecah lima, kopi dompol dan tebu.Motif ini  menggabarkan wilayah Kecamatan Sumawe selama ini dikenal sebagai wilayah potensi tanaman tebu dan kopi”, ungkap Nurul Senin (22/9/2025).

Ada lima jenis batik yang diproduksi oleh wanita yang akrab disapa Nunuk ini,seperti  batik tulis, batik cap, ekoprin, ciprat, shibori dan Garudeya, menjadi ikon batik Kabupaten Malang.

Saat ini, Nunuk tengah mengerjakan  batik Garudiya untuk seragam guru se-Kecamatan Sumawe. Dalam hal ini, dia sangat berterimakasih kepada semua dewan guru

terutama Kepala Sekolah yang mempercayai produk batik Tirto Makmur sebagai pakaian seragam.

“Ucapan terimakasih kami juga kepada Pak Pamuji selaku Korwil Dispendik Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang telah mengenakan batik produksi Tirto Makmur”, imbuhnya.

Kini, batik yang ia produksi sejak tahun 2009 itu telah dikenal di dunia fashion,mulai dari Malang, Jakarta,Papua, Kalimantan bahkan sampai London (Belanda).

“Saat ini ciri khas batik Sumawe telah dikenal. Bahkan pernah ada pesanan dari warga asal Wajak untuk keluarganya yang ada di London”, ucap Nunuk dengan nada semangat. (kw/hm/dk)

 

 

Berita Terkait

Jika Penetapan Cagar Budaya Terbukti Belum dicabut, Bangunan ex Asrama VOC Gresik Masuk Keadaan Darurat, Polres Gresik agar segera Proses Pidana.
Sinergitas Lintas Sektor: Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli Preventif Kamtibmas Malam Minggu
Fokus ke Pembuatan Ogoh-ogoh dan Pendataan Kost, Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli
Pantai Kuta dan Kedonganan di Jaga Keasriannya: Kodim Badung dan DLHK Gandeng Tangan Tangani Sampah Laut
Dipimpin Danramil Kuta, Puluhan Personel TNI dan DLHK Bersihkan Dua Pantai di Badung
Patroli Gabungan di Denpasar Barat: Lindungi Aktivitas Masyarakat dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli Gabungan Jaga Kamtibmas Malam Minggu
Karya Bhakti Terpadu Pembersihan Pantai, Tangani Sampah Laut di Bali Utara Badung

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:06 WIB

Jika Penetapan Cagar Budaya Terbukti Belum dicabut, Bangunan ex Asrama VOC Gresik Masuk Keadaan Darurat, Polres Gresik agar segera Proses Pidana.

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sinergitas Lintas Sektor: Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli Preventif Kamtibmas Malam Minggu

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:01 WIB

Fokus ke Pembuatan Ogoh-ogoh dan Pendataan Kost, Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:59 WIB

Pantai Kuta dan Kedonganan di Jaga Keasriannya: Kodim Badung dan DLHK Gandeng Tangan Tangani Sampah Laut

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:57 WIB

Dipimpin Danramil Kuta, Puluhan Personel TNI dan DLHK Bersihkan Dua Pantai di Badung

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:53 WIB

Forkopimcam Denpasar Barat Gelar Patroli Gabungan Jaga Kamtibmas Malam Minggu

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:51 WIB

Karya Bhakti Terpadu Pembersihan Pantai, Tangani Sampah Laut di Bali Utara Badung

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:49 WIB

Alat Berat Bantu Personel Kodim 1611/Badung dan DLHK: Bersihkan Sampah di Pantai Kuta dan Kedonganan

Berita Terbaru