Bali , Surya indonesia.net – Jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Bangli di perbatasan Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem dengan Desa Bangbang, Kecamatan Susut, Bangli jebol hingga menyebabkan akses putus total. Seluruh jenis kendaraan tidak bisa melintas termasuk pejalan kaki.
Jebolnya akses jalan provinsi ini terjadi di tengah berlangsungnya proyek perbaikan jalan yang sebelumnya sudah jebol sebagian.
“Jebolnya tengah malam pengendara mulai tidak bisa melintas dari kedua arah sejak Rabu (27/8) malam atau Kamis (28/8) dinihari,” jelas Kasek SMAN 1 Tembuku, Bangli I Komang Warsa, di Banjar/Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kamis kemarin.
Warsa yang asal Banjar Alasngandang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang ini setiap hari melintasi jalur itu karena bertugas sebagai Kasek SMAN 1 Tembuku. “Saya menuju SMAN 1 Tembuku, mesti lewat Klungkung sekarang,” jelasnya.
Jalan itu awalnya jebol sebagian dan telah berlangsung cukup lama, selanjutnya badan jalan terus terkikis hingga hanya sepeda motor yang bisa melintas. Setelah diguyur hujan lebat, maka pada Rabu malam seluruh badan jalan putus.
Diinformasikan, salah satu pengendara sepeda motor Honda Vario hitam asal Banjar Gembalan, Desa Selat, Kecamatan Klungkung melintas saat kejadan dan langsung nyemplung ke jurang hanya saja pengendara selamat, dan sepeda motor masih berada di jurang belum bisa dievakuasi.
Jalan perbatasan Desa Nongan dengan Desa Bangbang ini diketahui mulai jebol sebagian sejak Juni 2025 lalu. Jalan yang juga merupakan akses ke Objek Wisata Panglipuran ini kini tengah diperbaiki Pemprov Bali dengan Rp 5,135 miliar. Proyek ini berupa penataan dinding penahan tanah (DPT) dan perbaikan badan jalan yang ambles.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerja Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR dan Perkim) Karangasem I Wayan Surata Jaya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali sejak awal jebolnya jalan itu.
( red )

























