Breaking News

Steve Mara Tegaskan 1 Mei sebagai Hari Integrasi Papua ke NKRI, Bukan Aneksasi

Minggu, 4 Mei 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura , Surya indonesia.net  – Satgas Damai Cartens, menyambut baik pernyataan Steve Mara. Satgas sebagai ujung tombak keamanan di wilayah pedalaman Papua, terus berkomitmen menjaga kedaulatan NKRI melalui sinergi dengan pemerintah daerah. Satgas Tidak hanya fokus pada stabilitas keamanan, Satgas ini juga aktif mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan fasilitas publik demi kesejahteraan rakyat Papua.

Steve Mara mengajak generasi muda Papua aktif berkontribusi dalam pembangunan. “Pemuda Papua harus meningkatkan kapasitas diri dan bersinergi dengan pemerintah pusat. Hanya dengan persatuan, kita wujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” serunya. Ia menyoroti program prioritas pemerintah seperti pembangunan infrastruktur dan SDM yang inklusif.

Papua memiliki landasan historis dan hukum yang kuat sebagai bagian sah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut Steve Mara, tokoh muda Papua, prinsip *Uti Possidetis Juris* dalam hukum internasional menjadi dasar utama bahwa Papua telah menjadi wilayah Indonesia sejak kemerdekaan diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Prinsip ini menegaskan bahwa wilayah bekas jajahan mewarisi batas administratif pemerintahan kolonial sebelumnya. Dengan demikian, Papua yang merupakan bagian dari Hindia Belanda otomatis masuk ke dalam kedaulatan Indonesia pascakemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski secara hukum Papua adalah wilayah Indonesia, Belanda menolak menyerahkannya pasca-Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949. Padahal, dalam KMB, Belanda berjanji akan menyerahkan Papua pada 1950. Janji ini dilanggar ketika Ratu Juliana pada 1960 justru menjanjikan kemerdekaan bagi Papua, memicu ketegangan diplomatik.

Mediasi Amerika Serikat menghasilkan **Perjanjian New York (15 Agustus 1962)**, yang mengalihkan administrasi Papua dari Belanda ke PBB melalui *United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA)*. Pada 1 Mei 1963, UNTEA secara resmi menyerahkan Papua ke Indonesia. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Integrasi Papua ke NKRI, menandai akhir dari proses dekolonisasi yang sah di mata internasional.

1 Mei: Momentum Integrasi, Bukan Aneksasi. Steve Mara menegaskan bahwa istilah “aneksasi” atau pencaplokan untuk menggambarkan 1 Mei adalah keliru. “Ini adalah bukti kedaulatan Indonesia yang diakui dunia. Kita harus merayakannya sebagai hari integrasi, bukan aneksasi,” tegasnya. Ia menambahkan, klaim sejarah yang bertentangan dengan fakta hukum ini hanya memecah persatuan bangsa.

Kibaran Bendera Merah Putih sebagai Simbol Persatuan. Dalam peringatan Hari Integrasi tahun ini, ribuan warga Papua bersama Satgas Pamtas Yonif 715/Motuliato dan aparat keamanan mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di Jayapura. Aksi simbolis ini mempertegas komitmen rakyat Papua untuk tetap setia pada NKRI. “Bendera ini adalah bukti bahwa Papua adalah rumah kita bersama,” ujar Steve.

Integrasi Papua ke NKRI adalah fakta sejarah yang tidak terbantahkan, didukung hukum internasional dan proses demokratis. Peringatan 1 Mei menjadi pengingat bahwa persatuan bangsa adalah harga mati. “NKRI sudah final. Mari kita fokus pada pembangunan, bukan perpecahan,” pungkas Steve Mara.

*Rilis ini disusun untuk mengedukasi publik tentang keabsahan sejarah integrasi Papua ke NKRI dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

( ags )

Berita Terkait

RTH Penting, Tetapi Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Basah Korupsi
WFH Jumat di Polres Tabanan, Pelayanan Publik Tetap Optimal dan Responsif
Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod
Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah
Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta
Gabung Bersama Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Terlibat Aktif Dalam Aksi Bersih Lingkungan di Kawasan Kuta
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
Kebakaran Hanguskan Villa di Sanur, Personil Polsek Densel Lakukan Pengamanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:23 WIB

RTH Penting, Tetapi Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Basah Korupsi

Jumat, 3 April 2026 - 18:19 WIB

WFH Jumat di Polres Tabanan, Pelayanan Publik Tetap Optimal dan Responsif

Jumat, 3 April 2026 - 16:49 WIB

Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod

Jumat, 3 April 2026 - 16:47 WIB

Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah

Jumat, 3 April 2026 - 16:45 WIB

Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta

Jumat, 3 April 2026 - 16:40 WIB

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Jumat, 3 April 2026 - 16:37 WIB

Kebakaran Hanguskan Villa di Sanur, Personil Polsek Densel Lakukan Pengamanan

Jumat, 3 April 2026 - 16:02 WIB

Personel Polsek Kintamani Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Depan Pura Ulun Danu Batur, Arus Lancar

Berita Terbaru