Breaking News

GPMN: Insiden Boyolali Coreng Demokrasi

Minggu, 31 Desember 2023 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, suryaindonesia.net – insiden pengeroyokan terhadap anggota relawan Ganjar – Mahfud oleh oknum TNI yang terjadi di Boyolali, Jawa Tengah, merupakan bukti bahwa proses demokrasi yang berjalan masih harus melewati jalan terjal yang berliku. Bentuk-bentuk intimidasi dan aksi kekerasan kerapkali muncul di ajang Pemilu.

“Kami prihatin atas tindak kekerasan yang menimpa kawan seperjuangan kami. Kami berharap insiden itu dapat diselesaikan secara tuntas,” kata Daddy Palgunadi, Ketua Umum Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) saat dihubungi suryaindonesia.net di kediamannya di Bandung, Minggu (31/12).

Daddy mengingatkan bahwa tindak kekerasan masih menjadi ancaman pasti bagi relawan yang bergerak bagi pemenangan Pilpres 2024 saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insiden kekerasan di Boyolali mencoreng demokrasi kita. Kami berharap tidak terulang lagi. Kami tetap semangat menyambut calon pemimpin kita. Namun faktor keamanan dan keselamatan harus juga diperhatikan,”tambahnya.

Insiden Boyolali tentunya tidak akan menyurutkan semangat para relawan Ganjar – Mahfud untuk bertekad memenangkan pasangan calon nomor tiga ini.

“Kami tetap kompak dan solid dalam bergerak memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Kami menyampaikan rasa empati yang mendalam bagi korban dan keluarganya. Sore ini kami berkoordinasi dengan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP-red) Pusat untuk menjenguk korban bersama Pak Ganjar. Semoga insiden ini tidak terulang kembali,” harap Daddy Palgunadi.

 

Berita Terkait

Tindakan Eksistensial Politik, Provokasi, dan Kebuntuan Negosiasi dalam Konstruksi Dechiperisme
DEMOKRASI PANCASILA
Kondisi Sosial Politik di Indonesia dalam Konstruksi Dechiperisme
Konstruksi Idiologi Politik di Indonesia Menjelang Sebuah Orde
IACN Soroti Penanganan Kasus Saripah Hanum Lubis, Tekankan Harus Tuntas dan Tidak Dipolitisasi
Proyeksi Dunia Sosial Politik dalam Konstruksi Dechiperisme
Sebelum Kerja, Satgas TMMD Gelar Apel Pagi Dipimpin Komandan SSK
Ruang Sosial POLITIK dalam Konstruksi Dechiperisme

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:48 WIB

Tindakan Eksistensial Politik, Provokasi, dan Kebuntuan Negosiasi dalam Konstruksi Dechiperisme

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:19 WIB

DEMOKRASI PANCASILA

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Kondisi Sosial Politik di Indonesia dalam Konstruksi Dechiperisme

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WIB

Konstruksi Idiologi Politik di Indonesia Menjelang Sebuah Orde

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:12 WIB

IACN Soroti Penanganan Kasus Saripah Hanum Lubis, Tekankan Harus Tuntas dan Tidak Dipolitisasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:39 WIB

Proyeksi Dunia Sosial Politik dalam Konstruksi Dechiperisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:22 WIB

Sebelum Kerja, Satgas TMMD Gelar Apel Pagi Dipimpin Komandan SSK

Kamis, 30 April 2026 - 17:05 WIB

Ruang Sosial POLITIK dalam Konstruksi Dechiperisme

Berita Terbaru