Breaking News

PDFMI Pastikan Afif Maulana Meninggal Dunia Karena Terjatuh, Bukan Penganiayaan

Kamis, 26 September 2024 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra Surya  Indonesia.net – Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) menyampaikan bahwa penyebab kematian Afif Maulana akibat terjatuh dari ketinggian. Hal itu diungkapkan usai ekshumasi dan autopsi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Ekshumasi FDFMI, Ade Firmansyah mengemukakan, berdasarkan analisis bukti-bukti, Afif meninggal karena terjatuh dari ketinggian 14,7 meter. Menurutnya, meskipun saat itu ada yang menolongnya, kemungkinan hidupnya pun sangat kecil.

“Dari hasil penelusuran kami, penyebab kematian almarhum adalah cedera berat di beberapa area, terutama di bagian pinggang, punggung, dan kepala, yang menyebabkan patah tulang di bagian belakang kepala dan luka serius pada otak. Ini adalah hasil dari cedera tumpul yang terjadi akibat jatuh dari ketinggian,” ungkapnya dalam konferensi pers, Rabu (25/9/24).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berdasarkan data dan pemeriksaan di jembatan Kuranji, penyidik menemukan adanya luka lecet dibahu kiri, dan robek di bagian kaki kiri. Luka tersebut dipastikan muncul saat Afif masih dalam kondisi hidup hingga kemudian terjatuh.

“Maka sebetulnya bagi setiap orang yang berkendara bersama, maka seharusnya, akan menerima bahaya yang sama apalagi dengan posisi jatuh ke arah kiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada sample tulang ditemukan adanya tanda intravital pada kepala, jaringan otak, tulang hidung dan tulang kemaluan. Hal tersebut disebabkan oleh panic high atau tekanan tinggi, sesuai dengan perhitungan tinggi jembatan, berat badan Afif dan tekanan yang dihasilkan.

Ditambahkannya, dalam tubuh Afif juga terdapat luka di bagian iga belakang akibat benturan. Dari benturan itu juga, tulang sumsum Afif tertarik dan mengakibatkan cederanya batang otak.

Ditegaskannya, tim forensik tidak menemukan kesesuaian antara luka di tubuh Afif dan dugaan adanya penganiayaan. Sebab, tidak ada luka di bagian kepala.

“Energi potensial sebesar ini memang akan melebihi toleransi tubuh manusia. Dimana di daerah kepala itu batasannya 1.800 joule, di daerah leher 1.800-2.300 joule, untuk daerah dada sebesar 60 joule, daerah tungkai, lebih dari 80 ribu joule,” ujarnya.

( Ags )

Berita Terkait

Makan Malam Romantis Tandai Kebersamaan Keluarga Besar AMI Sambut Tahun Baru 2026 di Bali
Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja LDII Rungkut Gelar Pengajian Luar Biasa Akhir Tahun Inspiratif
Blue Light Patrol Dini Hari, Polres Tabanan Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan 3C
Pastikan Situasi Aman dan kondusif Polsek Penebel Patroli Malam Hari
Gelar Blue Light Patrol, Polsek Selemadeg Pastikan Keamanan Wilayah Pasca Tahun Baru
Polsek Selemadeg Barat Gelar Blue light patrol, Cegah Aksi Kriminal
Penuh Haru, Kapolsek Tabanan Pimpin kegiatan Kenal Pamit AKP I Wayan Suta Arcana, dan Penyambutan AKP I Wayan Kawi Suta. S.H., sebagai Waka Polsek Tabanan
Menjelang Akhir Libur Nataru, Keamanan Bandara Ngurah Rai Diperketat

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Makan Malam Romantis Tandai Kebersamaan Keluarga Besar AMI Sambut Tahun Baru 2026 di Bali

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:04 WIB

Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja LDII Rungkut Gelar Pengajian Luar Biasa Akhir Tahun Inspiratif

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:06 WIB

Blue Light Patrol Dini Hari, Polres Tabanan Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan 3C

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:02 WIB

Gelar Blue Light Patrol, Polsek Selemadeg Pastikan Keamanan Wilayah Pasca Tahun Baru

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:00 WIB

Polsek Selemadeg Barat Gelar Blue light patrol, Cegah Aksi Kriminal

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:59 WIB

Penuh Haru, Kapolsek Tabanan Pimpin kegiatan Kenal Pamit AKP I Wayan Suta Arcana, dan Penyambutan AKP I Wayan Kawi Suta. S.H., sebagai Waka Polsek Tabanan

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:56 WIB

Menjelang Akhir Libur Nataru, Keamanan Bandara Ngurah Rai Diperketat

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:54 WIB

H-1 Hingga Tahun Baru, Kamtibmas Bandara Ngurah Rai Kondusif: Polres Bandara Apresiasi Masyarakat

Berita Terbaru