Breaking News

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Sindikat Penipuan Online Jaringan Internasional 10 WNI Diamankan*

Rabu, 25 September 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA , Surya Indonesia.net – Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap sindikat penipuan online jaringan internasional yang beroperasi di Surabaya Jawa Timur sejak Maret 2023.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Wimboko dalam konferensi pers mengatakan, penggerebekan di lakukan Villa Centra Raya, Perumahan Citraland, Surabaya.

Di Lokasi itu, Polisi menangkap sembilan warga negara China dan satu warga Vietnam yang terlibat dalam berbagai tindak penipuan daring, termasuk penjualan barang fiktif, love scamming, dan pemerasan pejabat negara di China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para pelaku diketahui menggunakan visa wisata untuk menetap di Surabaya dan menjalankan aksinya,”kata AKBP Wimboko, Selasa (24/9).

Ditambahkan oleh AKBP Wimboko, dalam menjalankan aksinya para tersangka Mereka menggunakan aplikasi seperti Tiktok, WeChat, dan Douyin untuk menawarkan barang-barang murah kepada korban.

“Namun barang yang ditawarkan tersebut tidak pernah dikirim meskipun korban sudah korban membayar,”kata AKBP Wimboko.

Masih kata AKBP Wimboko, para tersangka juga terlibat dalam love scamming memanipulasi korban dengan berpura-pura menjalin hubungan romantis, dan kemudian memeras korban melalui ancaman penyebaran konten pribadi.

Tidak hanya itu, para pelaku juga melakukan pemerasan terhadap pejabat di China dengan menyamar sebagai anggota organisasi anti-korupsi, menuduh korban terlibat korupsi, dan meminta sejumlah uang sebagai syarat agar tuduhan tersebut tidak diproses.

Sementara itu, Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi menambahkan, selain mengamankan 10 tersangka Polisi juga menyita barang bukti di antaranya 18 ponsel berbagai merek, dua laptop, dan ribuan nomor telepon korban.

“Para pelaku kini dihadapkan pada ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp 1 miliar sesuai dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 28 Ayat (1) UU ITE Nomor 1 Tahun 2024,” pungkasnya.

( Ags )

Berita Terkait

Berpesta Di Atas Bencana AKPERSI Kecam PaniGold, Minta Maaf Dinilai Sekadar Majas Pengabur Dosa
Piket Fungsi Polsek Kediri Dipimpin Pawas Laksanakan Blue Light Patrol (BLP)
Polsek Kerambitan intensifkan Patroli dalam rangka Imbangan Ops Cipkon Agung 2025 dan Antisipasi 3C
Polsek Kerambitan yang melaksanakan Gaturlalin antisipasi Kemacetan dan Laka Lantas
Personel Pos Pam Ulundanu Laksanakan Pengamanan dan Pelayanan Ibadah di Pura Ulun Danu
BHABINKAMTIBMAS ATENSI LUNGE IDA RATU GEDE SAKTI SEGARA MENUH LUWUS
Mengawali Tugas di Awal Tahun 2026, Kapolsek Pupuan Mengajak Personel Untuk Melaksanakan Persembahyang Bersama
Pengamanan Ibadah Sholat Jumat di Wilayah Baturiti Berlangsung Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:20 WIB

Berpesta Di Atas Bencana AKPERSI Kecam PaniGold, Minta Maaf Dinilai Sekadar Majas Pengabur Dosa

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:39 WIB

Piket Fungsi Polsek Kediri Dipimpin Pawas Laksanakan Blue Light Patrol (BLP)

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:37 WIB

Polsek Kerambitan intensifkan Patroli dalam rangka Imbangan Ops Cipkon Agung 2025 dan Antisipasi 3C

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:36 WIB

Polsek Kerambitan yang melaksanakan Gaturlalin antisipasi Kemacetan dan Laka Lantas

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:32 WIB

BHABINKAMTIBMAS ATENSI LUNGE IDA RATU GEDE SAKTI SEGARA MENUH LUWUS

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:30 WIB

Mengawali Tugas di Awal Tahun 2026, Kapolsek Pupuan Mengajak Personel Untuk Melaksanakan Persembahyang Bersama

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:28 WIB

Pengamanan Ibadah Sholat Jumat di Wilayah Baturiti Berlangsung Aman dan Kondusif

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:27 WIB

Kapolsek Kerambitan bersama Anggota Atensi Kegiatan Sholat Jumat di Mushola Harjo Quba Pondok Pesantren Bali Bina Insani La-Royba

Berita Terbaru