Surya Indonesia.net – Musibah Kebakaran: Ledakan Tabung Gas Diduga Picu Kebakaran, 4 Bangunan Habis Terbakar di Jalan Kerta Wisata
Babinsa Kopda Kadek Swastika, Koordinasi Warga Kendalikan Api Sebelum Tim Pemadam Tiba di Lokasi Kebakaran
BALI – Denpasar, Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pembuatan bakso yang berlokasi di Jalan Kerta Wisata Gang Damai 1, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, pada Senin (8/6/2026) siang. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 12.20 WITA, disertai suara ledakan keras yang memicu kepanikan di lingkungan sekitar. Segera setelah menerima laporan dari masyarakat, Babinsa Koramil setempat, Kopda Kadek Sastra Swastika, bergerak cepat menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.
Sesampainya di tempat kejadian, Kopda Kadek Sastra Swastika langsung mengoordinasikan warga yang telah berkumpul. Ia memimpin upaya penyelamatan dengan mengamankan barang-barang yang masih tersisa dan berpotensi diselamatkan, sekaligus mengawasi pergerakan api agar tidak dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Kehadiran Babinsa ini memberikan ketenangan bagi warga dan membantu mengatur situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebelum tim pemadam kebakaran tiba.
Menurut keterangan saksi mata, Muhamad Ferdi, yang merupakan pemilik rumah yang juga ikut terbakar, ia mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 12.20 WITA. Saat keluar rumah, ia melihat api telah menjulang tinggi dari bangunan milik Dani Siswanto, pemilik pabrik bakso tersebut. Ia segera berteriak meminta tolong, dan warga sekitar pun berdatangan berusaha memadamkan api secara swadaya, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil mengingat cepatnya laju api.
Sekitar pukul 12.50 WITA, Tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dengan mengerahkan 5 unit armada pemadam. Pasukan segera melakukan penyemprotan air secara intensif untuk menahan laju api dan memadamkan titik-titik panas. Berkat kerja keras tim, setelah bekerja selama kurang lebih 40 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan dan benar-benar padam tepat pukul 13.30 WITA.
Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak 4 unit bangunan habis dilalap si jago merah. Selain bangunan, aset lain yang turut menjadi korban meliputi 6 unit sepeda motor, berbagai dokumen surat berharga, mesin giling, dan kulkas milik pemilik pabrik. Diduga kuat kebakaran bermula dari ledakan tabung gas yang digunakan untuk proses produksi di pabrik tersebut.
Untungnya, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiil yang dialami diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Pemilik pabrik, Dani Siswanto yang beralamat di Dusun Jati Sari, dan Muhamad Ferdi, warga asal Bondowoso yang berprofesi sebagai wiraswasta, kini harus menanggung dampak berat dari musibah ini. Pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
(anggi)

























