BALI – Denpasar,Surya Indonesia. Net – Sebuah kebakaran terjadi di kediaman warga yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Banjar Kedaton Nomor 02, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Kejadian ini cepat mendapat penanganan setelah laporan masuk, di mana Babinsa Desa Sumerta Kelod, Praka M. Faraidin, segera bergerak bersama petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Denpasar untuk melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke bangunan lain.
Berdasarkan keterangan saksi mata kejadian, Triska, peristiwa bermula saat ia melihat kepulan asap hitam yang mengepul keluar dari bagian belakang rumahnya. Merasa ada hal yang tidak beres, Triska segera melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar, dan bersama-sama mereka langsung menghubungi pihak PMK Denpasar Timur untuk meminta bantuan. Tak lama setelah menerima laporan dari warga, Babinsa Praka M. Faraidin juga tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dengan sigap untuk menilai situasi dan membantu penanganan awal.
Diduga kuat, sumber api berasal dari kayu bakar yang digunakan saat kegiatan memasak atau merebus air, yang kemudian menyebar dengan cepat ke benda-benda di sekitarnya. Sesampainya di lokasi, Babinsa langsung mengambil langkah cepat dengan ikut serta melakukan pemadaman awal, sekaligus melokalisasi area TKP. Tindakan ini dilakukan agar tidak ada warga yang mendekat atau masuk ke area berbahaya, sehingga mencegah risiko korban luka serta memudahkan petugas dalam melakukan penanganan kebakaran.
Berkat kerja sama yang baik antara Babinsa, warga sekitar, dan petugas PMK, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dampak dari kebakaran ini menyebabkan kerugian materi di mana satu unit ruang dapur di rumah tersebut ludes terbakar habis, sementara bangunan dan ruangan lainnya dapat diselamatkan dari jangkauan api.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian sudah kembali aman dan kondusif. Pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan api atau kompor saat memasak, serta memastikan tidak ada sumber api yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan, guna mencegah kejadian serupa terulang dan melindungi harta benda serta keselamatan bersama.
( red)

























