SURABAYA, Surya Indonesia.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Majlis Ulama Indonesia Prov insi Jawa Timur, untuk masa khidmat 2025–2030.* Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Sawunggaling, Pemerintah Kota Surabaya, pada Kamis, 23 April 2026 ini dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal 1447 H/2026 M.
Mengusung tema “Meningkatkan Sinergi Ulama dan Umaro Menuju Surabaya Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur”, acara ini menjadi momentum strategis bagi MUI Kota Surabaya untuk mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Kota dan elemen masyarakat dalam membangun kota yang religius, damai, dan sejahtera. *Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum MUI Jawa Timur Dr. Kh. Hasan Ubaidillah MHI M.Si, dilanjutkan Pengarahan Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar MA, yang diawali pembacaan Surat Keputusan oleh Bendahara Umum MUI Provinsi Jawa Timur, H. Rosyidi SE MIQ*
Usai pelantikan pengurus inti, acara dilanjutkan dengan pengukuhan jajaran komisi-komisi oleh Ketua Umum MUI Kota Surabaya terpilih, Drs. KH. Muhaimin Ali. Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Kota Surabaya, Drs. KH. Muhaimin Ali, menegaskan komitmen pengurus baru untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal pengabdian kita dalam merajut ukhuwah. Sinergi antara ulama dan umaro adalah kunci utama untuk mewujudkan Surabaya yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur—kota yang baik, makmur, dan penuh ampunan Allah SWT,” ujar KH. Muhaimin Ali.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Drs. Dedik Irianto, MM. Ia menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap peran MUI dalam membimbing umat serta memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dengan nilai-nilai keagamaan di Kota Surabaya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat MUI, *Dr. KH. Marsudi Syuhud MA* , yang memberikan taujihad (arahan) kepada para pengurus baru. Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Surabaya, pimpinan organisasi keagamaan (NU, Muhammadiyah, LDII, Muslimat, Aisiyah, FKPQ, dll), tokoh lintas agama (FKUB), serta perwakilan berbagai instansi terkait di lingkungan Kota Surabaya, *juga Forkopimka Camat Kapoksek Koramil hingga Lurah se Kota Surabaya*
*Sementara itu dari lingkungan Kementrian Agama hadir Kepala KUA Penyuluh, Ketua FKPQ Kecamatan se kota Surabaya*
Selama acara berlansung Para hadirin tampak khusyuk mengikuti jalannya prosesi yang memadukan semangat persatuan dan nilai-nilai spiritual pasca-Ramadan. Suasana keakraban Halal Bihalal pun terasa kental, mencerminkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Pahlawan yang lebih baik ke depannya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh tokoh ulama terkemuka dari Sidosermo, KH. Mas Sulaiman Nur, yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya. Kehadirannya memberikan keberkahan tersendiri bagi seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga siang hari.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi MUI Kota Surabaya untuk semakin kontributif dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Surabaya. Ke depan, pengurus yang baru dilantik berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung bagi kemaslahatan umat.
(Redho)

























