Bangli, Surya Indonesia.net – Selasa, 7 April 2026 – Kesigapan aparat kepolisian kembali ditunjukkan dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Penelokan–Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Sebuah truk bermuatan pupuk kandang mengalami kecelakaan tunggal (out of control/OC) dan terguling di badan jalan pada pukul 14.30 Wita.
Kendaraan dengan nomor polisi N 8020 UY yang dikemudikan Hariyanto (37), warga Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan kehilangan kendali saat melintasi tikungan menurun dari arah Penelokan menuju Kedisan. Diduga, posisi kendaraan yang terlalu ke kiri serta beban muatan menyebabkan truk tidak stabil hingga akhirnya terguling.
Menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.40 Wita, Kanit Lantas Polsek Kintamani IPTU I Nengah Bagiawan bersama personel langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di TKP, petugas segera melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan dan muatan yang menghalangi badan jalan.
Kondisi jalan yang menikung dan menurun, ditambah cuaca hujan disertai kabut, menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan di jalur tersebut. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat tersendat dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja R., S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
“Kehadiran personel di lapangan difokuskan pada pengaturan lalu lintas dan percepatan evakuasi, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dan situasi tetap aman,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengemudi truk selamat tanpa mengalami luka. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Setelah proses evakuasi selesai sekitar pukul 16.00 Wita, arus lalu lintas di jalur Penelokan–Kedisan kembali normal. Kepolisian pun mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan, terutama dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
(anggi)

























