BALI – Denpasar,Surya Indonesia. Net – Dalam rangka mendukung program pengelolaan sampah berbasis sumber, dilakukan kegiatan pembagian compost bag dan sosialisasi kepada masyarakat di Lingkungan Kampung Bugis, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan pada hari Kamis tanggal 02 April 2026. Babinsa Serangan Koptu I Komang Pasek turut serta aktif dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah dari sumbernya.
Kegiatan ini fokus pada edukasi cara pengolahan sampah berbasis sumber dan pembagian alat bantu berupa compost bag kepada warga Kampung Bugis. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami langkah-langkah pemilahan sampah yang benar serta cara menggunakan bag komposter untuk mengolah sampah organik, yang dapat menghasilkan kompos siap pakai dalam waktu sekitar satu bulan.
Tujuan utama dari pembagian compost bag dan sosialisasi ialah untuk mengurangi volume sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong masyarakat untuk memilah sampah secara mandiri di rumah tangga, memisahkan antara sampah organik dan anorganik, sehingga dapat mencegah pencemaran lingkungan dan meningkatkan nilai manfaat dari sampah yang dihasilkan.
Babinsa Serangan mengatakan, pembagian compost bag dan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber difokuskan pada warga yang tinggal di Perumahan Kampung Bugis, Serangan. Terkait dalam kegiatan ini, Koptu I Komang Pasek mengungkapkan, “Dengan adanya alat bantu dan pengetahuan yang diberikan, kegiatan ini dapat menjadi awal dari perubahan perilaku positif masyarakat dalam mengelola sampah di lingkungan sekitar mereka,” terangnya usai kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut berbagai pihak terkait, antara lain Lurah Serangan, Perwakilan Stap PBJ Kota Denpasar, Bhabinkamtibmas, seluruh staf Kelurahan Serangan, Kepala Lingkungan Kampung Bugis, serta rombongan warga masyarakat Kampung Bugis yang antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.
( red)

























