Breaking News

Klarifikasi Dirut RSU Tabanan, Pasien perempuan a/n. Ni md Niti 62 thn, datang ke UGD RSU Tabanan rujukan dari puskesmas Selemadeg dengan keluhan Nyeri pada Paha Kanan.

Rabu, 1 April 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan, Surya Indonesia.net – Pasien perempuan a/n. Ni md Niti 62 thn, datang ke UGD RSU Tabanan rujukan dari puskesmas Selemadeg dengan keluhan Nyeri pada Paha Kanan. Penanganan kegawat daruratan di IGD RSUD Tabanan sudah dilakukan sesuai SOP kedaruratan medis.

Setelah di lakukan pemeriksaan lebih detail dan dilakukan foto rongent pasien mengalami *patah tulang persendian pangkal paha* dgn Diagnosa *OF Right Intercondylar femur Gustilo Anderson grade 2*.

Dari dokter Spesialisnya direncanakan tindakan *Pasang Implant khusus* ( Plate locking) dan *memerlukan alat khusus yg disebut C_ Arm*.
utk inplant Plate Locking yg bersifat khusus itu alatnya tersedia di Farmasi RS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan alat C_Arm yg di butuhkan saat melakukan tindakan operasi khusus seperti ini belum bisa digunakan langsung kepasien karena C_Arm yg ada di RS Tabanan baru datang dari anggaran DAK 2025 dan baru selesai instal *belum ada ijin keamanan radiasi utuk operasional* dari lembaga khusus yaitu BAPETEN di pusat dan kementrian kesehatan.

Krn alat ini khusus dan ada efek radiasinya sehingga memerlukan ijin khusus dari lembaga BAPETEN Pusat dan ijin belum keluar masih dalam proses pengajuan ijin ke pusat, sehingga alat ini belum bisa di operasikan serta Dokter dan RS belum berani memfungsikan pada pasien karena belum ada ijin operasional yg menyatakan alat ini aman untuk dioperasikan dan aman bagi pasien serta petugas RS.

Krn hal tersebut, dimana RS Tabanan mengutamakan pelayanan yg baik serta mengutamakan keselamatan pasien, dan hasil yg lebih baik bagi pasien serta memerlukan peralatan khusus, maka sementara ini RS Tabanan belum bisa melakukan pelayanan tersebut sehingga di putuskan pasien di Rujuk ke RS Prof Ngoerah Sanglah utk mendapatkan penanganan yg lebih baik.

Keluarga pasien sudah di berikan penjelasan dan sudah menerima dgn baik penjelasan dari dokter jaga IGD, dan pihak keluarga sudah setuju untuk di rujuk.

( red)

Berita Terkait

Pelayanan BPKB di Polres Tabanan Berjalan Presisi dan Terstruktur
Aktivis Jakarta Sampaikan Doa untuk Kesembuhan Bupati Alor
Belum usai sorotan soal lilitan utang Rp36,4 miliar dan keterbatasan obat stroke, RSUD Tabanan kini kembali menjadi perbincangan hangat di publik
Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa
LKPD Unaudited 2025 Diserahkan, Wali Kota Probolinggo Siap Dukung Proses Audit BPK
Realitas Pahit Dunia Media Jangan pernah terlalu naif membayangkan bahwa dunia media secara keseluruhan menjalankan kode etik jurnalistik.
Pertandingan Porsenijar SD, SMP, SMA: Sertu I Made Sardika, Perketat Pantauan di Ajang Lomba Menembak
Pengawasan Pengelolaan Sampah: Babinsa Pemogan Filter Sampah Sebelum Dibawa ke TPA Suwung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:03 WIB

Pelayanan BPKB di Polres Tabanan Berjalan Presisi dan Terstruktur

Rabu, 1 April 2026 - 09:04 WIB

Aktivis Jakarta Sampaikan Doa untuk Kesembuhan Bupati Alor

Rabu, 1 April 2026 - 09:01 WIB

Klarifikasi Dirut RSU Tabanan, Pasien perempuan a/n. Ni md Niti 62 thn, datang ke UGD RSU Tabanan rujukan dari puskesmas Selemadeg dengan keluhan Nyeri pada Paha Kanan.

Rabu, 1 April 2026 - 07:39 WIB

Belum usai sorotan soal lilitan utang Rp36,4 miliar dan keterbatasan obat stroke, RSUD Tabanan kini kembali menjadi perbincangan hangat di publik

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19 WIB

Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:17 WIB

LKPD Unaudited 2025 Diserahkan, Wali Kota Probolinggo Siap Dukung Proses Audit BPK

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:40 WIB

Realitas Pahit Dunia Media Jangan pernah terlalu naif membayangkan bahwa dunia media secara keseluruhan menjalankan kode etik jurnalistik.

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:28 WIB

Pertandingan Porsenijar SD, SMP, SMA: Sertu I Made Sardika, Perketat Pantauan di Ajang Lomba Menembak

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aktivis Jakarta Sampaikan Doa untuk Kesembuhan Bupati Alor

Rabu, 1 Apr 2026 - 09:04 WIB