Tabanan , Surya Indonesia.net – Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H., memimpin langsung pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 melalui upacara Melasti ke Pantai Soka, Desa Antap, Minggu (15/3/2026). Dimulai pukul 08.00 WITA, pengamanan ini merupakan wujud sinergi erat antara Polsek Selemadeg, Koramil 1619/02 Selemadeg, serta unsur Pecalang dari berbagai Desa Adat terkait guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kekhusyukan ibadah.
Sebanyak 13 Desa Adat dari berbagai wilayah, termasuk Selemadeg Raya hingga Pupuan, memadati lokasi dengan estimasi ribuan krama yang membawa ratusan kendaraan (truk, mobil pribadi, dan sepeda motor). Desa-desa adat tersebut di antaranya adalah Munduk, Kikian, Umaseka, Menunggul, Gamongan, Dalang, Gelunggang, Megati Kaja, Megati Kelod, Belimbing, Cibukan, Gempinis, dan Ampadan. Seluruh pergerakan rombongan mendapatkan pengawalan melekat dari masing-masing Bhabinkamtibmas untuk menjamin keamanan di jalur utama.
Kapolsek Selemadeg mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Polri dan 20 anggota Pecalang untuk melakukan penyekatan serta pengaturan parkir di area pantai. Fokus utama pengamanan adalah mencegah kemacetan panjang di jalur protokol mengingat tingginya volume kendaraan yang membawa sarana upakara dan krama adat. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari kedatangan rombongan hingga prosesi ritual di bibir pantai selesai.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WITA, seluruh rangkaian upacara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala menonjol. Kedisiplinan para krama di bawah tanggung jawab masing-masing Bendesa Adat turut mempermudah petugas dalam mengarahkan mobilitas massa yang cukup besar di satu titik lokasi.
Seijin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H. menegaskan bahwa, keberhasilan pengamanan ini merupakan buah dari koordinasi lintas sektoral yang solid. “Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk menjamin rasa aman selama pelaksanaan ibadah. Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak, terutama TNI dan Pecalang, sehingga ritual suci ini dapat berlangsung kondusif,” pungkasnya.
( red)

























