Breaking News

Dewan Pers & UKW Dijadikan Tameng, Ketua FWJ Kritik Keras Kapolres Mojokerto

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto, Surya Indonesia.net – Dewan Pers dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) saat ini kerap dijadikan tameng oleh para pejabat ataupun pelaku-pelaku tindak kriminal untuk mencegah seorang wartawan guna menyajikan pemberitaan yang berimbang serta memenuhi kode etik jurnalistik.

Seperti yang terjadi di Polres Mojokerto, ketika awak media konfirmasi dan mencoba meminta tanggapan terkait bungkamnya Kasat Narkoba Polres Mojokerto, AKP Erik terkait adanya dugaan aliran dana terhadap 3 pelaku penyalahgunaan pil koplo, Kapolres Mojokerto, AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., enggan memberikan tanggapan ataupun hak jawab.

AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., malah menanyakan terkait legalitas media apakah sudah terverifikasi Dewan Pers dan sudah UKW. Dimana, hal ini menunjukkan bahwa Kapolres Mojokerto tidak mengetahui tentang UU Pers No. 40 Tahun 1999.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hak jawab berarti sebagai wartawan kepada Polres Mojokerto ya. Sebelum saya perintahkan ke Kasi Humas, saya bisa dikirimi PDF perusahaan pers yang tersaftar Dewan Pers dan hasil UKW ya. Memang ada perintah dari saya ke Kasi Humas untuk merapikan dulu mitra-mitra mana yang wartawan dan mana yang citizen journalist,” pesan whatsapp Kapolres Mojokerto pada hari Senin (09/03/2026).

Menyikapi hal itu, Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan menyinggung kapasitas seorang Kepala Kepolisian Mojekerto telah melakukan pembungkaman informasi dan berdalih melibatkan peraturan yang digelembungkan dewan pers soal UKW dan verifikasi media.

Persoalan itu tegas disampaikan Opan, bahwa peraturan yang dibuat Dewan Pers soal UKW dan verifikasi media sejatinya melanggar konstitusi. Dia menyebut dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pers tidak adanya perintah UKW dan verifikasi media.

“Kita bicara soal konstitusi Undang Undang Pers, dan bukan bicara soal peraturan ilegal dewan pers ya. Dimana di dalam UU Pers jelas tugas dewan pers hanya melakukan pendataan perusahaan-perusahaan pers dan juga tidak ada kaitannya dengan UKW. “Jelas Opan dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Opan menilai peristiwa yang dilakulan Satnorkoba Polres Mojekerto melanggar Perkap Polri dan proses hukum terhadap pelaku kejahatan. Hal itu tentunya akan membawa dampak buruk bagi AKBP Andi Yudha Pranata selaku Kapolres.

“Kapasitas seorang Kapolres guna menjawab konfirmasi rekan-rekan media sangat bertentangan dengan kaidah-kaidah kejurnalistikan. Dia seakan-akan menuduh konfirmasi yang dilayangkan awak media tidak perlu dijawab dengan alasan UKW dan verifikasi media. Itu jelas sangat mendiskriminatifkan kerja jurnalistik. “Singgungnya.

Lebih lanjut Opan juga menegaskan bahwa Jurnalis bukanlah mitra akan tetapi sebagai bentuk sinergitas dalam informasi faktual dan aduan masyarakat. Tentunya hal tersebut menjadi dasar pentingnya jajaran kepolisian memahami tugas dan fungsi jurnalis serta lebih mendalami UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers adalah Undang Undang tunggal atau Lex specialis yang sampai detik ini tidak ada Peraturan Pelaksana (PP) nya. Meski dewan pers membuat peraturan pelaksana versi mereka, itu jelas sebagai produk ilegal yang tidak memiliki kekuatan hukum konstitusi dari profesi jurnalis. “Pungkas Opan.[Redho]

Berita Terkait

Implementasi SKB 3 Menteri, Satgas Kamseltibcarlantas Polres Badung Sosialisasikan Pembatasan Truk Sumbu 3
Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Polres Badung Gencarkan Patroli Rumah Warga yang Ditinggal Lebaran
Antonius Tumanggor: ‘Materi Sosperda No 7 Tahun 2024 Dapat Mengatasi Tentang Persoalan Pengelolaan Sampah di Kelurahan Dwikora’
Dr.dr. Andre Yulius, MH: Dokter Rakyat, Dosen Idola Mahasiswa, Pengusaha Sukses, dan Politikus Muda yang Mengabdi untuk Masyarakat
Wakapolda Sumsel Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Isu Global Dan pastikan Stok BBM Serta Sembako Idul Fitri Aman
Ka Ops Res Ketupat Agung 2026 Polres Tabanan Cek Pos Pelayanan Selabih, Tekankan Pelayanan Humanis dan Respons Cepat
Prajurit Kodam IX/Udayana Raih Juara 1 MHQ Internasional Militer di Libya
Bhabinkamtibmas Desa Pangkung Tibah Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Melasti Masyarakat Pangkung Tibah

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:03 WIB

Implementasi SKB 3 Menteri, Satgas Kamseltibcarlantas Polres Badung Sosialisasikan Pembatasan Truk Sumbu 3

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:01 WIB

Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Polres Badung Gencarkan Patroli Rumah Warga yang Ditinggal Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:38 WIB

Dewan Pers & UKW Dijadikan Tameng, Ketua FWJ Kritik Keras Kapolres Mojokerto

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:35 WIB

Antonius Tumanggor: ‘Materi Sosperda No 7 Tahun 2024 Dapat Mengatasi Tentang Persoalan Pengelolaan Sampah di Kelurahan Dwikora’

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:33 WIB

Dr.dr. Andre Yulius, MH: Dokter Rakyat, Dosen Idola Mahasiswa, Pengusaha Sukses, dan Politikus Muda yang Mengabdi untuk Masyarakat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:22 WIB

Ka Ops Res Ketupat Agung 2026 Polres Tabanan Cek Pos Pelayanan Selabih, Tekankan Pelayanan Humanis dan Respons Cepat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:20 WIB

Prajurit Kodam IX/Udayana Raih Juara 1 MHQ Internasional Militer di Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:23 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Pangkung Tibah Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Melasti Masyarakat Pangkung Tibah

Berita Terbaru