Tabanan, Surya Indonesia. Net – Tidak semua beban pikiran mudah diungkapkan, terlebih ketika harus menjalani masa pidana jauh dari keluarga. Melalui layanan Therapy Stress Narapidana (Teh Rina), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menghadirkan ruang konseling bagi Warga Binaan untuk berbagi cerita sekaligus menjaga kesehatan mental mereka, Kamis (12/03).
Kegiatan yang berlangsung di ruang klinik lapas ini melibatkan residen dari Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yaitu dr. Angel, dr. Oky, dan dr. Deedee yang memberikan pendampingan serta sesi konseling kepada Warga Binaan. Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 12 orang Warga Binaan mengikuti layanan konseling secara bergantian.
Dalam suasana yang tenang dan penuh empati, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai perasaan, kegelisahan, maupun persoalan pribadi yang selama ini dipendam. Sesi konseling ini menjadi ruang aman bagi mereka untuk berbagi cerita sekaligus mencari cara yang lebih sehat dalam menghadapi tekanan psikologis.
Dokter Lapas Tabanan, Luh Putu Tresnadewi menjelaskan bahwa layanan konseling melalui program Teh Rina merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang berfokus pada kesehatan mental Warga Binaan. Menurutnya, kondisi mental yang stabil menjadi salah satu faktor penting agar Warga Binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
“Melalui layanan konseling ini kami berharap dapat membantu Warga Binaan mengurangi beban pikiran yang mereka rasakan. Dengan kondisi kesehatan mental dan jiwa yang lebih baik, mereka tentu dapat mengikuti setiap program pembinaan di Lapas Tabanan secara optimal,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan bernama Gede mengaku merasakan manfaat dari layanan tersebut. Ia mengatakan bahwa kesempatan untuk berbagi cerita membuat dirinya merasa lebih lega setelah sekian lama memendam berbagai perasaan.
“Saya memang termasuk orang yang tertutup, tetapi dengan adanya konseling ini saya mencoba untuk lebih terbuka dan menceritakan apa yang saya rasakan. Setelah berbicara dan berbagi cerita, saya merasa jauh lebih baik,” ungkapnya.
Melalui layanan Teh Rina, Lapas Tabanan berharap kesehatan mental Warga Binaan dapat terus terjaga sehingga mereka mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta memiliki kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti.
( red)

























